MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Dua SMA Muhammadiyah, yaitu SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) dan SMA Trensains Muhammadiyah Sragen, kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Dua sekolah unggulan Muhammadiyah yang telah dikenal luas melalui berbagai capaian akademik dan nonakademiknya ini resmi dittapkan sebagai SMA Unggul Garuda Transformasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI). Penetapan tersebut menjadi capaian istimewa bagi Muhammadiyah, sekaligus juga memperkuat komitmen Muhammadiyah untuk mendukung ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing global.
Juga melalui program ini, sekolah-sekolah terpilih akan mendapatkan penguatan dalam pengembangan talenta murid, peningkatan kualitas pembelajaran, serta perluasan akses terhadap berbagai program akademik unggulan yang berorientasi masa depan.
Proses seleksi terbilang sangat ketat dan komprehensif, dimana Kemdiktisaintek RI melakuka penilaian terhadap berbagai aspek penting mulai dari tata kelola sekolah, kualitas pembelajaran, kompetensi guru, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana pendidikan, prestasi murid, hingga rekam jejak lulusan yang berhasil melanjutkan studi ke perguruan tinggi ternama.
Selain itu, sekolah juga harus menunjukkan komitmen dalam pengembangan talenta murid, inovasi pendidikan, serta kesiapan menjadi bagian dari jaringan sekolah unggul nasional.
Melalui pernyataan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Herynugroho, menyebut bahwa keberhasilan sekolah Muhammadiyah menjadi SMA Unggul Garuda Transformasi merupakan hasil kerja keras seluruh warga sekolah yang selama ini berkomitmen menghadirkan pendidikan terbaik bagi murid. Ia juga menegaskan bahwa status SMA Unggul Garuda Transformasi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan layanan terbaik bagi murid agar memiliki daya saing di lingkup nasional maupun global.
“Dengan bergabung dalam program SMA Unggul Garuda Transformasi, Murid akan mndapatkan pembinaan talenta secara lebih terstruktur melalui proses identifikasi potensi, pengembangan kapasitas akademik, pendampingan, hingga fasilitasi untuk studi lanjut. Selain itu, murid juga akan memperoleh akses ekosistem pembelajaran unggul yang berorientasi kepada penguatan kompetensi akademik, khususnya di bidang sains, teknologi rekayasa, dan matematika,” jelas Herynugroho dalam rilis berita Senin, (8/6).
“Dengan ini, murid akan didorong untuk lebih kritis, analitis, kreatif, serta terampil dalam pemecahan masalah sehingga hal ini elevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan,” tambahnya.
Selaras dengan itu, Kepala sekolah SMA Trensains Muhammadiyah Sragen, Nurul Hakim Zanki menyebut bahwa dengan ditetapkannya dua sekolah Muhammadiyah sebagai Sekolah Unggul Garuda Transformasi, menunjukkan kesiapan Muhammadiyah dalam memasuki lingkungan komunitas global.
“Ini berarti bahwa kita mendapat penilaian tinggi dari pemerintah sebagai sekolah yang unggul, memasuki komunitas global. Sehingga potensi ini akan dapat menunjang akselerasi visi internasionalisasi (SMA Trensains) yang ditargetkan tercapai di tahun 2030,” ucapnya.
Ia juga menambahkan harapannya bahwa dengan ditetapkannya SMA Trensains Muhammadiyah Sragen dan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta sebagai Sekolah Unggul Garuda Transformasi, dapat membuat level sitem manajemen talenta, maupun lembaga semakin naik ke atas.
“Harapannya dengan prestasi ini, manajemen talenta semakin baik, manajemen lembaga juga semakin level up. Juga, arus utama lulusan akan dapat masuk di kampus top luar negeri,” tegas Hakim.
Dengan capaian tersebut, Muhammadiyah semakin meneguhkan perannya sebagai pelopor pendidikan unggul yang berorientasi masa depan. Melalui penguatan ekosistem pembelajaran, pengembangan talenta, dan internasionalisasi pendidikan, Muhammadiyah optimistis dapat melahirkan generasi berdaya saing global yang tetap berlandaskan kepada nilai-nilai Islam Berkemajuan. (Bhisma)






