MUHAMMADIYAH.OR.ID, PALU – Menjelang pelaksanaan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tengah bersama Panitia Penerima Tanwir melakukan audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Rizal Irawan di Markas Polda Sulawesi Tengah, Selasa (3/11).
Audiensi tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi dengan jajaran kepolisian guna mendukung kelancaran penyelenggaraan Tanwir Muhammadiyah yang dijadwalkan berlangsung pada 13–15 November 2026 di Kota Palu.
Rombongan dipimpin Ketua PWM Sulawesi Tengah, Muh. Amin Parakkasi, bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Palu sekaligus Ketua Panitia Penerima Tanwir Rajindra.
Dalam audiensi tersebut, Rajindra menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari upaya panitia membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyukseskan agenda nasional Muhammadiyah tersebut.
Menurutnya, Tanwir Muhammadiyah merupakan agenda penting Persyarikatan yang akan mempertemukan pimpinan Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Indonesia. Karena itu, sebagai tuan rumah, Sulawesi Tengah perlu mempersiapkan seluruh aspek penyelenggaraan secara matang, termasuk koordinasi dengan jajaran kepolisian.
“Tanwir Muhammadiyah merupakan agenda penting Persyarikatan. Sebagai tuan rumah, kami memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan penyelenggaraannya dengan sebaik mungkin, termasuk membangun koordinasi dengan jajaran Polda Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Ia berharap dukungan dan sinergi dengan kepolisian dapat menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
“Kami berharap melalui silaturahmi ini, komunikasi dan koordinasi antara panitia dan Polda Sulawesi Tengah semakin baik, sehingga seluruh rangkaian kegiatan Tanwir dapat berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rajindra menyampaikan bahwa kepercayaan kepada Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Tanwir merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama. Momentum ini juga diharapkan dapat memperkenalkan Sulawesi Tengah sebagai daerah yang menjunjung tinggi kebersamaan, keramahan, dan semangat gotong royong.
“Kita ingin seluruh peserta Tanwir yang datang dari berbagai daerah mendapatkan kesan baik selama berada di Kota Palu. Karena itu, kebersamaan dan dukungan semua pihak sangat berarti bagi kesuksesan kegiatan ini,” tambahnya.
Audiensi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan antara Muhammadiyah dan kepolisian dalam mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan kondusif.
Melalui pertemuan ini, PWM Sulawesi Tengah dan Panitia Penerima Tanwir berharap koordinasi dengan Polda Sulawesi Tengah semakin erat, khususnya dalam mendukung keamanan dan kelancaran pelaksanaan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah.
Tanwir Muhammadiyah akan berlangsung pada 13–15 November 2026 di Kota Palu, Sulawesi Tengah, dengan menghadirkan unsur pimpinan Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Indonesia. Agenda ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi, konsolidasi Persyarikatan, serta kontribusi Muhammadiyah bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara.






