Jumat, 2 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

DPP IMM Dorong Akses Pendidikan Kader melalui Pembentukan LP3IMM

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
DPP IMM Dorong Akses Pendidikan Kader melalui Pembentukan LP3IMM

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) mendorong lahirnya inisiatif strategis untuk memperluas akses pendidikan kader melalui pembentukan Lembaga Pusat Pembiayaan Pendidikan IMM (LP3IMM).

LP3IMM diluncurkan dalam kegiatan kick off Milad ke-62 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) pada Kamis (5/3) di Auditorium Kemdiktisaintek, Jakarta. Lembaga ini dirancang sebagai sistem pembiayaan pendidikan yang profesional, amanah, dan berkelanjutan guna memastikan kader potensial tidak terhambat dalam melanjutkan studi akibat keterbatasan ekonomi.

LP3IMM akan berstatus sebagai Lembaga Semi-Otonom di bawah Bidang Pendidikan, Bahasa, dan Potensi Akademik (PBPA) DPP IMM. Lembaga ini memiliki fungsi utama sebagai pusat fundraising, pengelolaan dana abadi pendidikan, serta penyaluran bantuan pendidikan bagi kader IMM di seluruh Indonesia.

Ketua Umum DPP IMM, Riyan Betra Delza, menegaskan bahwa kehadiran LP3IMM merupakan langkah strategis organisasi dalam menjawab tantangan akses pendidikan kader di masa depan.

“Banyak kader IMM yang memiliki kapasitas intelektual luar biasa, tetapi langkah mereka sering terhenti oleh keterbatasan finansial. LP3IMM hadir untuk memastikan tidak ada kader yang harus menghentikan studi hanya karena masalah biaya. Ini bukan sekadar program bantuan, tetapi pembangunan sistem pembiayaan pendidikan yang berkelanjutan bagi kader IMM,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan akses pendidikan menjadi bagian penting dalam menyiapkan kader intelektual yang mampu berkontribusi bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Secara filosofis, LP3IMM dibangun di atas tiga landasan utama. Pertama, Teologi Al-Ma’un, yang menekankan keberpihakan kepada mereka yang membutuhkan. Kedua, ta’awun, yakni semangat tolong-menolong dan solidaritas antar kader serta alumni. Ketiga, keberlanjutan, yang memastikan sistem pembiayaan pendidikan dapat berjalan dalam jangka panjang.

Ketua DPP IMM Bidang PBPA, Ode Rizki Prabtama, menjelaskan bahwa LP3IMM dirancang dengan tata kelola modern yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta pemanfaatan teknologi digital.

“LP3IMM tidak hanya berfungsi menyalurkan bantuan pendidikan, tetapi juga membangun ekosistem pembiayaan pendidikan kader yang berkelanjutan. Kami akan menggalang dana abadi pendidikan dari berbagai sumber, termasuk alumni, lembaga donor, sektor swasta, dan pemerintah,” jelasnya.

Menurutnya, LP3IMM juga akan menghadirkan beberapa skema pembiayaan pendidikan. Di antaranya pinjaman pendidikan berbasis qard hasan (pinjaman kebajikan tanpa bunga) serta bantuan hibah atau grant yang diperuntukkan bagi kader dalam kondisi tertentu, seperti kader berprestasi, kader dalam kondisi darurat, maupun kader afirmasi dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ke depan, LP3IMM menargetkan sejumlah indikator keberhasilan, antara lain meningkatnya jumlah kader penerima manfaat setiap tahun, meningkatnya tingkat kelulusan tepat waktu, bertambahnya kader yang memperoleh beasiswa nasional maupun internasional, serta pertumbuhan dana abadi pendidikan yang berkelanjutan.

Melalui inisiatif ini, DPP IMM berharap LP3IMM dapat menjadi infrastruktur strategis yang memperkuat solidaritas antara kader dan alumni. Selain itu, kehadirannya diharapkan mampu memastikan kader IMM dapat fokus mengembangkan kapasitas intelektual dan kepemimpinan tanpa terhambat persoalan ekonomi.

 

Tinggalkan Balasan