Sabtu, 19 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

Tapak Suci Wadah Pelestari Tradisi, sekaligus Ujung Tombak Dakwah Muhammadiyah

Oleh aanardianto 1 Menit Min
Tapak Suci Wadah Pelestari Tradisi, sekaligus Ujung Tombak Dakwah Muhammadiyah

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SEMARANG – Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) tak sebatas perguruan pencak silat pelestari tradisi, melainkan melainkan sebagai media dakwah efektif yang dimiliki Muhammadiyah.

Hal itu disampaikan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Mendikdasmen RI, Abdul Muti pada (7 /8) dalam Pembukaan Sidang Muktamar XVI TSPM di Gedung Serba Guna Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS).

TSPM menurutnya sebagai Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah dinilai berhasil menjadi media dakwah yang mampu menjangkau masyarakat lintas negara, lintas organisasi, hingga lintas agama.

“Tapak Suci yang telah menjadi ujung tombak dakwah Muhammadiyah melalui bela diri dan telah mengenalkan Muhammadiyah lintas negara, lintas organisasi, bahkan lintas agama,”ujar Abdul Muti.

Abdul Muti menjelaskan, yang menjadi nilai utama di Tapak Suci dibanding yang lain adalah perpaduan antara penguasaan bela diri dengan penanaman nilai-nilai Keislaman. Artinya tidak sebatas fisik, tapi juga akidah juga dibina.

“Inilah yang menjadi pembeda Tapak Suci, yaitu tampil dengan kekuatan kepribadian dan kekuatan akhlak kebaikan,”katanya.

Oleh karena itu dirinya mengapresiasi eksistensi Tapak Suci, sebab ajarannya tidak hanya membina fisik tapi sekaligus juga membangun karakter generasi muda melalui pendidikan moral dan nilai Keislaman.

Sementara, terkait dengan agenda Muktamar XVI TSPM ini Muti berharap menjadi agenda strategis yang melahirkan berbagai gagasan baru untuk memperkuat Tapak Suci secara keorganisasian, maupun kependekaran.

Bagi Muti, dinamika pemikiran dalam muktamar akan menjadi modal penting agar Tapak Suci semakin maju dan mampu memperluas kiprahnya di tingkat nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan