MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Selama tiga bulan ujicoba, ChatHPT telah menerima sekitar 13 ribu pertanyaan. Diketahui, sehari setelah diluncurkan, angkanya telah mencapai 50.756.
Hal itu diungkap oleh Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informatika (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ismail Fahmi dalam rilisnya yang ditulis di akun sosial facebook, Jumat (6/11).
“Artinya, sejak diresmikan Ketua Umum PP Muhammadiyah di Munas Tarjih pada Kamis, 5 November 2026 hingga Jumat sore, 6 November 2026, warga mengajukan sekitar 37 ribu pertanyaan baru. Dalam waktu sekitar sehari, jumlah itu hampir tiga kali lipat dari seluruh pertanyaan yang terkumpul sejak ujicoba dimulai Agustus lalu,” jelas Ismail Fahmi.
Perlu diketahui, ChatHPT adalah asisten AI untuk menjelajahi khazanah Tarjih Muhammadiyah, mulai dari Himpunan Putusan Tarjih, Fatwa Tarjih, hingga Tanya Jawab Agama. Layanan ini dapat diakses di hpt.muhammadiyah.or.id dan melalui superapp MASA, dengan login Muhammadiyah ID.
Ratusan Ribu Panggilan dalam Dua Hari
Lebih lanjut, Ismail Fahmi menjelaskan bahwa lonjakan paling jelas terlihat pada jumlah panggilan ke model AI. Di hari peluncurannya, sistem telah mencatat sebanyak 97.418 panggilan. Sehari kemudian, angkanya semakin naik menjadi 137.067 panggilan, sebelum waktu 24 jam di hari Jumat berakhir.
Ismail mengungkap, satu pertanyaan umumnya memicu beberapa panggilan, karena sistem perlu menelusuri naskah, membaca sumber yang relevan, lalu menyusun jawaban. Total panggilan dalam dua hari itu mencapai 234.485.
Sementara itu juga tercatat sebanyak 14.165 akun Muhammadiyah ID yang masuk ke ChatHPT. Dari jumlah itu, 13.871 akun (97,9 persen) telah mengajukan pertanyaan. Rinciannya meliputi: 11.851 akun (83,7 persen) berada di Level 1, 1.632 akun (11,5 persen) di Level 2, dan 682 akun (4,8 persen) di Level 3.
“Temuan ini menarik. Lebih dari delapan dari sepuluh pengguna adalah akun Level 1, yaitu warga yang belum tercatat sebagai anggota Persyarikatan. Anggota di Level 2 dan Level 3 berjumlah 2.314 akun, atau 16,3 persen,” katanya.
Dengan kata lain, ChatHPT menjangkau jauh melampaui lingkar anggota. Bagi banyak orang, layanan ini menjadi pintu pertama untuk mengenal cara Muhammadiyah memahami persoalan agama, sekaligus peluang untuk mengajak mereka bergabung secara resmi. (Bhisma)






