Sabtu, 7 November 2026
ID EN AR
ID EN AR

Kebersamaan dan Kegembiraan Jadi Kunci Mengabdi di Muhammadiyah

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Kebersamaan dan Kegembiraan Jadi Kunci Mengabdi di Muhammadiyah

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Yogyakarta menggelar pengajian dalam rangka Milad ke-114 Muhammadiyah dengan menghadirkan Ustaz Irfan Rizki Haas pada Sabtu (6/11). Dalam kesempatan itu, para pegawai kantor diajak bersatu hati dan bekerja dengan gembira.

Ajakan tersebut disampaikan Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrohman, dalam sambutannya. Turut hadir Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, serta seluruh rekan sekerja Kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta.

Untuk diketahui, Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta menyemarakkan Milad ke-114 Muhammadiyah dengan menggelar pelbagai rangkaian kegiatan dan pertandingan di antaranya: memasak, karaoke, tenis meja, badminton, voly, mini soccer, arung jeram, dan pengajian.

Agus menyebut rangkaian pertandingan dalam rangka milad, seperti lomba memasak, sebagai upaya menjaga kebersamaan agar seluruh rekan sekerja menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam menyelesaikan tugas-tugas di kantor PP.

“Nasihatnya selalu bersatu hati, bekerja dengan gembira untuk meraih ridha Allah,” tuturnya.

Dalam sambutan itu, Agus juga mengajak hadirin menyerukan semboyan “Islam mencerahkan, Muhammadiyah memajukan, Indonesia jaya.” Ia menjelaskan, Islam sejatinya cerah, tetapi terkesan redup ketika pemeluknya jauh dari nilai-nilai Islam.

Karena itu, Muhammadiyah terus mengajak umat Islam agar cerah dan berkemajuan sehingga memberi warna bagi kemajuan bangsa.

“Ajarannya luhur, tapi perilaku orang Islamnya menutupi kecemerlangan Islam,” jelasnya.

Di sisi lain, Agus mengapresiasi Ustaz Irfan Rizki Haas sebagai kader Muhammadiyah yang berdakwah melalui media sosial. Menurutnya, Muhammadiyah mengajak untuk menyentuh umat lewat media sosial, dan Irfan menjadi bagian yang memulai kegiatan itu di keluarga besar Persyarikatan.

Mengutip Yunahar Ilyas, Agus menyebut mubalig di media sosial perlu memiliki konten yang unik serta mengambil unsur entertainment.

Di akhir sambutannya, Agus memohon doa agar Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah di Palu, Sulawesi Tengah, pada 13–15 November berjalan lancar. Ia mengajak para pegawai yang akan menjadi panitia untuk menjaga nama baik Persyarikatan.

“Semoga kita menjadi bagian yang tidak terpisahkan, membawa nama harum umat Islam, membawa nama harum Persyarikatan Muhammadiyah, dan tentu membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia yang kita cintai,” pungkas Agus. (Alam)

Tinggalkan Balasan