Sabtu, 19 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

Perkuat Ideologi Kader Diaspora, MPKSDI Muhammadiyah Gelar Perkaderan Internasional

Oleh timredaksi 2 Menit Min
Perkuat Ideologi Kader Diaspora, MPKSDI Muhammadiyah Gelar Perkaderan Internasional

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Coaching Instruktur Pendamping Perkaderan secara daring pada Kamis (3/7).

Kegiatan ini diikuti kader-kader yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) kawasan Asia Pasifik dan Mediterania, meliputi Maroko, Libya, Thailand, dan Mesir.

Agenda ini menjadi bagian dari upaya MPKSDI PP Muhammadiyah memperkuat sistem perkaderan sekaligus menjaga konektivitas ideologis di kalangan kader Muhammadiyah yang sedang menempuh studi, bekerja, maupun menetap di luar negeri.

Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang tetap berkomitmen mengikuti proses perkaderan di tengah aktivitas mereka di mancanegara.

Menurutnya, semangat para kader tersebut menunjukkan komitmen untuk terus mengembangkan diri sekaligus mengabdikan ilmu dan kemampuan bagi kemajuan Persyarikatan.

“Kalian semua adalah the chosen people, orang-orang terpilih yang senantiasa ingin hidupnya bermanfaat. Kami di MPKSDI sangat menyambut baik inisiatif ini agar napas dakwah kita tetap terkoneksi, sinergis, dan integratif antara Muhammadiyah di Indonesia dan di mancanegara,” ujar Bachtiar.

Ia menjelaskan, perkaderan memiliki peran penting dalam mentransmisikan visi, idealisme, serta cita-cita gerakan Muhammadiyah. Dengan demikian, kesamaan perspektif dan budaya organisasi antara kader di dalam maupun luar negeri dapat terus terjaga.

Bachtiar juga menegaskan dua peran strategis kader PCIM. Pertama, sebagai duta sekaligus ujung tombak dakwah yang memperkenalkan Islam Berkemajuan kepada masyarakat dunia sebagai Islam yang modern, moderat, berkemajuan, dan membawa rahmat bagi semesta.

Kedua, kader PCIM diharapkan menjadi jembatan peradaban yang menghubungkan Muhammadiyah di Indonesia dengan komunitas internasional melalui penguatan jejaring global, termasuk membangun kolaborasi lintas iman untuk kepentingan kemanusiaan.

Melalui perkaderan daring ini, MPKSDI PP Muhammadiyah optimistis tengah menyiapkan generasi pemimpin Muhammadiyah masa depan. Pengalaman internasional serta keterlibatan para kader dalam berbagai ruang global dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat kiprah Persyarikatan di masa mendatang.

“Saya optimistis, 10 hingga 20 tahun yang akan datang, ketika kalian kembali ke Indonesia, kalianlah yang akan memimpin dan menghebatkan Muhammadiyah serta ‘Aisyiyah,” tegas Bachtiar.

Menutup kegiatan tersebut, Bachtiar mengundang seluruh kader Muhammadiyah di berbagai negara untuk terus mempererat silaturahmi dan berpartisipasi dalam Muktamar Muhammadiyah mendatang di Medan sebagai momentum konsolidasi gerakan dan penguatan jejaring kader global.

Tinggalkan Balasan