Rabu, 16 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

Masjid At-Tanwir Dorong Pengelolaan Keuangan Masjid yang Amanah dan Tertib

Oleh timredaksi 2 Menit Min
Masjid At-Tanwir Dorong Pengelolaan Keuangan Masjid yang Amanah dan Tertib

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA — Masjid At-Tanwir Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendorong penguatan tata kelola keuangan masjid yang amanah, tertib, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan sistem pencatatan digital.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Literasi Laporan Keuangan dan Akuntansi Masjid pada Senin (15/9) di Aula lantai 6 Masjid At-Tanwir PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini diikuti 40 perwakilan pengurus masjid di lingkungan Muhammadiyah ini menurut Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At-Tanwir PP Muhammadiyah KH Nur Ahmad merupakan kegiatan yang menjadi bagian dari ikhtiar membantu masjid-masjid Muhammadiyah memiliki tata kelola keuangan yang semakin baik.

“Kegiatan ini dalam rangka membantu masjid-masjid agar memiliki manajemen keuangan yang rapi, tertib, berkelanjutan, mudah dipantau, mudah dilaporkan, dan mudah dikelola,” ujar Nur Ahmad.

Menurutnya, pengelolaan keuangan masjid tidak dapat dilepaskan dari prinsip amanah. Sebab, dana yang dikelola pengurus pada dasarnya merupakan titipan umat yang harus dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

“Karena kita mengurus uang umat, maka landasan yang tidak boleh ditinggalkan adalah amanah. Untuk menjaga amanah itu diperlukan pembukuan yang rapi, pendataan yang baik, dan tentu kalau memungkinkan menggunakan aplikasi,” ungkapnya.

Karena itu, pemanfaatan teknologi dinilai dapat membantu pengurus masjid membangun sistem pengelolaan keuangan yang lebih tertib sekaligus memudahkan proses pencatatan, pemantauan, dan pelaporan kepada jamaah.

Dalam kegiatan tersebut, para pengurus masjid diperkenalkan dengan SIROQIB sebagai sistem yang dapat membantu pencatatan dan penyusunan laporan keuangan secara lebih sistematis dan terdokumentasi.

Pengelolaan keuangan masjid setidaknya mencakup tiga aspek penting, yakni pencatatan, pengendalian, serta pelaporan dan transparansi. Ketiga aspek tersebut diperlukan untuk memastikan dana umat dapat dikelola secara tertib sesuai dengan kapasitas dan aktivitas masing-masing masjid.

Pemanfaatan SIROQIB diharapkan dapat membantu pengurus dalam melakukan pencatatan transaksi, menyusun dokumentasi keuangan, serta menghasilkan laporan yang lebih mudah dipantau dan dipertanggungjawabkan.

Melalui penguatan literasi dan digitalisasi tersebut, Masjid At-Tanwir PP Muhammadiyah berharap tata kelola keuangan yang tertib, transparan, dan berkelanjutan dapat semakin berkembang di masjid-masjid Muhammadiyah. (taufik)

Tinggalkan Balasan