Kamis, 17 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

Menjaga Ajaran Luhur Kiai Dahlan tentang Pentingnya Menjaga Waktu

Oleh aanardianto 1 Menit Min
Menjaga Ajaran Luhur Kiai Dahlan tentang Pentingnya Menjaga Waktu

MUHAMMADIYAH.OR.ID, KLATEN – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dahlan Rais ingatkan pentingnya waktu bagi seorang muslim, terlebih warga Muhammadiyah. Sebab ini pesan penting yang diajarkan Kiai Ahmad Dahlan.

Menurutnya, meski lebih dikenal teologi Al Ma’un di lingkungan Muhammadiyah, namun ada juga teologi Al Ashr yang terinspirasi dari semangat surat Al Ashr yang diajarkan Kiai Ahmad Dahlan sampai delapan bulan.

Menyinggung sejarah Kiai Dahlan dalam mengajarkan Surat Al Ma’un, Dahlan Rais menjelaskan, Surat Al Ma’un diajarkan Kiai Dahlan selama beberapa minggu, sementara Surat Al Ashr diajarkan sampai delapan bulan.

“Jadi Sang Kiai kita itu seorang yang futuristik, seseorang yang sangat memahami bahwa pesan waktu itu sedemikian penting,” kata Ahmad Dahlan Rais pada Ahad (14/6) dalam Pengajian Ahad Pagi yang diselenggarakan PDM Klaten.

Merujuk Imam Syafii, Dahlan Rais mengatakan, bahwa Surat Al Fatihah dan Al Ashr ini sudah sangat cukup bagi seorang muslim dalam mengarungi kehidupan. Perkataan ini memiliki penekanan pada pentingnya dua surat tersebut. Tanpa mengurangi penghormatan pada surat-surat yang lain.

Tidak hanya diserap substansinya, Surat Al Ashr itu juga diterapkan secara leterlek, bahwa setiap selesai rapat tertutup di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah selalu membaca Surat Al Ashr.

“Hargai waktu, ingat waktu. Waktu itu sesuatu yang tidak bisa kembali. Kalau kita hutang masih bisa mengembalikan. Tapi kalau kita hutang waktu kita tidak bisa mengembalikan,” ungkapnya.

Dalam konteks Pengajian Ahad Pagi, yang mayoritas jemaahnya para orang tua, Ahmad Dahlan Rais menyampaikan, bahwa tidak ada batas usia dalam menuntut ilmu. Tidak boleh merasa malu dalam belajar meski sudah berumur.

Tinggalkan Balasan