Jumat, 18 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

LPO PP Muhammadiyah Gelar Munas di UMY, Satukan Langkah Majukan Olahraga Persyarikatan

Oleh aanardianto 2 Menit Min
LPO PP Muhammadiyah Gelar Munas di UMY, Satukan Langkah Majukan Olahraga Persyarikatan

MUHAMMADIYAH.OR.ID,  YOGYAKARTA– Lembaga Pengembangan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Olahraga Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan The 1st Muhammadiyah Games 2026.

Musyawarah yang berlangsung pada Selasa (19/5) ini, diikuti oleh perwakilan Lembaga Pengembangan Olahraga dari berbagai tingkatan Muhammadiyah, pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), serta pengurus sekolah-sekolah Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Acara ini menjadi forum penting untuk menyusun strategi nasional pengembangan olahraga di lingkungan Persyarikatan.

Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Gatot Sugiharto, menegaskan bahwa pengembangan olahraga bukan lagi sekadar kegiatan tambahan, melainkan kebutuhan mendesak untuk mencetak generasi yang sehat, berprestasi, dan berkarakter mulia.

“Pengembangan olahraga di Muhammadiyah harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Kami mendorong pembentukan serta penguatan Lembaga Pengembangan Olahraga di semua tingkatan, mulai dari pusat hingga cabang dan ranting,” tegasnya.

Gatot juga mengajak PTMA yang memiliki Program Studi Olahraga serta serumpunnya untuk bersinergi meningkatkan kualitas pendidikan olahraga.

Selain itu, sekolah-sekolah Muhammadiyah didorong untuk membentuk Kelas Khusus Olahraga serta Gugus Tugas Olahraga Sekolah sebagai wadah pembinaan talenta muda sejak dini.

Pada kesempatan sama, Rektor UMY, Achmad Nurmandi, selaku tuan rumah, memberikan dukungan penuh dan menyoroti pentingnya infrastruktur serta perspektif ekonomi olahraga.

“Kami di UMY sangat mendukung gerakan ini. Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang memiliki lahan luas harus mulai mengalokasikan sebagian lahannya untuk fasilitas olahraga yang memadai, seperti lapangan standar, gedung olahraga, dan pusat kebugaran. Lebih dari itu, olahraga bisa menjadi industri yang sangat potensial. Kampus-kampus Muhammadiyah harus menjadi bagian aktif dari industri olahraga nasional, baik melalui pembinaan atlet berbasis ilmiah, pengembangan program bisnis olahraga, maupun menciptakan ekosistem yang mendukung prestasi sekaligus nilai ekonomi,” ujar Rektor UMY.

Achmad Nurmandi menyebutkan bahwa UMY membangun berbagai fasilitas olahraga, termasuk lapangan sepakbola standar FIFA. Ke depan, UMY juga akan membangun lapangan mini soccer, padel, dan kolam renang.

Munas Olahraga Muhammadiyah ini juga membahas berbagai agenda strategis, di antaranya standarisasi pembinaan atlet, peningkatan kerja sama antarlembaga dan perguruan tinggi, pengembangan infrastruktur olahraga di seluruh amal usaha Muhammadiyah, serta persiapan partisipasi yang lebih masif dalam event olahraga nasional dan internasional.

Diharapkan, musyawarah ini dapat menjadi momentum kebangkitan olahraga Muhammadiyah menuju penyelenggaraan The 1st Muhammadiyah Games 2026 yang lebih besar dan berdampak luas.

Tinggalkan Balasan