Minggu, 27 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

Berbasis Nilai Bugis dan Islam Berkemajuan, Irwan Akib Perkuat Sinergi Pendidikan Muhammadiyah

Oleh timredaksi • • 1 Menit Min
Berbasis Nilai Bugis dan Islam Berkemajuan, Irwan Akib Perkuat Sinergi Pendidikan Muhammadiyah

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MAKASSAR – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Irwan Akib, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga dalam Persyarikatan menjadi kunci membangun ekosistem pendidikan unggul berkemajuan. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Muhammadiyah di Makassar pada Jum’at (13/2).

Irwan menekankan, Sekolah Muhammadiyah harus mantap dalam keimanan, unggul secara intelektual, anggun dalam akhlak, dan sigap berkarya. Pendidikan Muhammadiyah diarahkan untuk membentuk manusia pembelajar yang bertakwa, berakhlak mulia, dan unggul dalam IPTEKS sebagai wujud tajdid dan dakwah amar ma’ruf nahi munkar .

Menurutnya, ekosistem sekolah unggul ditopang kepemimpinan visioner, guru profesional berintegritas, kurikulum holistik-integratif-transformatif, tata kelola modern dan akuntabel, serta kultur sekolah yang disiplin dan berkemajuan .

Irwan juga menekankan pentingnya sinergi Pusat, Wilayah, Daerah, dan Sekolah sebagaimana struktur Kapal Pinisi: pusat sebagai penentu arah, wilayah sebagai akselerator, daerah sebagai pengelola, dan sekolah sebagai pusat eksekusi .

“Sinergi adalah kunci. Dengan kolaborasi yang kokoh, Sekolah Muhammadiyah akan tampil unggul, berkemajuan, dan melahirkan kader Persyarikatan sekaligus kader bangsa,” tegasnya.

Sinergi itu diperkuat dengan nilai-nilai kearifan lokal Bugis, seperti Sipakatau (memanusiakan), Sipakalebbi (menghargai), Sipakainge (mengingatkan), dan Tudang Sipulung (musyawarah). “Sinergi bukan sekadar administrasi, tetapi perpaduan etos kerja keras dan rida Ilahi,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi prinsip Mali Siparappe dan Ta’awun, yakni sekolah yang maju membantu sekolah yang masih berkembang, termasuk dalam distribusi guru berprestasi dan sumber daya agar kualitas sekolah Muhammadiyah setara di berbagai daerah.

Tinggalkan Balasan