Senin, 5 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

Istiqomah Bekerja: Keteladanan Seorang Pegawai Kantor PP Muhammadiyah yang Telah Mengabdi 33 Tahun

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Istiqomah Bekerja: Keteladanan Seorang Pegawai Kantor PP Muhammadiyah yang Telah Mengabdi 33 Tahun

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Suasana haru dirasakan para karyawan Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta pada Rabu (7/1) pagi. Sebab, seorang kawan sekerja kantor yang telah 33 tahun mengabdi, diumumkan akan segera pensiun.

Kawan sekerja itu ialah Nurhadi Antara. Pengabdiannya tak main-main, sudah sejak tahun 1992. Itu artinya ia telah mengalami 6 kali Muktamar Muhammadiyah. 10 Januari nanti, sesuai dengan aturan kantor, laki-laki paruh baya itu pensiun di usia 58 tahun.

“Bekerja yang menggembirakan,” kata Nurhadi saat ditanya apa yang menjadi prinsip. “Bahwa, di dalam Muhammadiyah melakukan sesuatu yang itu untuk Muhammadiyah, ya kita laksanakan dengan bergembira. Jadi menjalani dengan gembira itu kuncinya,” imbuhnya.

“Muhammadiyah itu menggembirakan. Ya itulah yang harus kita pegang, harus kita jadikan prinsip. Jadi dari niat, jangan berpikir ikhlas, ikhlas tidak ikhlas kita harus siap melaksanakan tugas dengan bergembira,” lanjutnya.

Bagaimanapun juga, sesuatu yang baru diawali itu kadang-kadang kan berat rasanya. Bahkan, kalau terkait dengan masalah hati, bisa menjadi tidak ikhlas. Nurhadi menyampaikan, harus memaksa diri untuk melaksanakan pekerjaan sebaik mungkin.

“Kita harus mengerjakan apa yang harus kita kerjakan, dengan bergembira. Akhir-akhir ini kita sering menyebutnya. Muhammadiyah itu menggembirakan,” ungkapnya bangga menjadi bagian dari Muhammadiyah.

Jejak pengabdian, etos kerja, dan sifatnya dalam bersosial akan selalu dirindukan. Dari tangan Nurhadi itu, tercetak surat-surat penting Persyarikatan. Bayangkan saja berapa banyak jumlahnya.

Diceritakannya, ia masuk sebagai pegawai di Kantor PP Muhammadiyah mulai tanggal 1 Agustus 1992. Lebih dulu, saat pertama masuk ia bekerja di Majelis Pustaka (sekarang Majelis Pustaka dan Informasi) di bagian perpustakaan. Beberapa tahun berselang Nurhadi dipindah ke Bagian Data Dokumentasi.

Barulah pada tahun 2012, Nurhadi menempati di posisi Tata Kelola dan Kesekretariatan hingga ujung masa kerjanya.

Nurhadi juga menyampaikan pesan kepada kawan kerja. “Setelah saya tidak lagi di Kantor PP, semoga kinerja dari teman-teman semuanya akan semakin lebih baik, semakin meningkat,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti mengapresiasi tinggi pengabdian Nurhadi.

“Pak Nurhadi adalah pelajaran bagi kita semua,” kata Sayuti. “Seperti Pak Nurhadi, kita torehkan jejak-jejak kebaikan dalam bekerja. Di mana pun itu kita ditempatkan,” pesannya. (janu)

Tinggalkan Balasan