MUHAMMADIYAH.OR.ID, BUDAPEST – Persahabatan di lingkungan kampus dapat menjadi pintu masuk bagi mahasiswa internasional untuk mengenal Islam dan Muhammadiyah lebih dekat. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bahasan dalam agenda Beyond Motivation: Turning Ideas Into Impact yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Hungaria bekerja sama dengan John von Neumann University di Budapest, Hungaria, Sabtu (17/10).
Ketua PCIM Hungaria, Ahmad Harakan, menilai perjumpaan lintas budaya di lingkungan pendidikan merupakan peluang untuk memperkenalkan nilai-nilai Islam Berkemajuan yang menjadi karakter dakwah Muhammadiyah kepada masyarakat internasional.
“Kami ingin Muhammadiyah semakin dikenal melalui kontribusinya. Kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan, membangun jejaring, dan memperkenalkan nilai-nilai Islam Berkemajuan kepada masyarakat internasional,” ujar Harakan.
Menurutnya, internasionalisasi Muhammadiyah tidak hanya berkaitan dengan perluasan jaringan organisasi ke berbagai negara, tetapi juga tentang bagaimana kehadiran Muhammadiyah dapat memberikan manfaat, membangun hubungan baik, serta menjalin kedekatan dengan masyarakat setempat.
Upaya tersebut sejalan dengan Risalah Islam Berkemajuan yang menempatkan dakwah pencerahan sebagai bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam menghadirkan Islam yang berorientasi pada kemaslahatan umat, bangsa, dan kemanusiaan universal.
Pandangan serupa disampaikan Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PCIM Hungaria, Try Hardyanthi. Menurutnya, pengalaman mahasiswa internasional menunjukkan bahwa hubungan personal dan komunikasi lintas budaya memiliki peran penting dalam memperkenalkan Muhammadiyah secara lebih dekat kepada masyarakat.
“Orang bisa mengenal Muhammadiyah dari pengalaman mereka sendiri, termasuk melalui pertemanan. Ketika ada ruang untuk bertemu dan berdiskusi, pemahaman itu bisa tumbuh secara alami,” ujar Try Hardyanthi.
Melalui agenda Beyond Motivation: Turning Ideas Into Impact, PCIM Hungaria berupaya menghadirkan ruang perjumpaan yang menghubungkan pendidikan, pertukaran gagasan, dan persahabatan lintas budaya. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi Muhammadiyah di ranah internasional.
PCIM Hungaria turut berharap ruang-ruang dialog dan persahabatan semacam ini dapat terus berkembang untuk memperkuat jejaring dengan masyarakat internasional, sekaligus memperluas pengenalan Muhammadiyah di Hungaria dan kawasan Eropa Tengah serta Eropa Timur. (Bhisma)






