Minggu, 20 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

Sambut Tahun Ajaran Baru, Muhammadiyah Teguhkan Komitmen Hadirkan Pendidikan Berkualitas

Oleh timredaksi 2 Menit Min
Sambut Tahun Ajaran Baru, Muhammadiyah Teguhkan Komitmen Hadirkan Pendidikan Berkualitas

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyapa peserta didik baru dari berbagai daerah melalui kegiatan Pak Ketum Menyapa yang diselenggarakan secara daring dengan mengusung tema “Gembira Berkarya.”

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua PP Muhammadiyah, Irwan Akib, dan Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, dan Sekretaris Muhammad Khoirul Huda.

Irwan Akib menjelaskan bahwa tema Gembira Berkarya dipilih sebagai wujud komitmen Muhammadiyah menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik.

“Jika anak-anak merasa senang berada di sekolah, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang kreatif dan mampu menghasilkan karya-karya terbaik untuk bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah memberikan perhatian besar terhadap pembinaan karakter dan kualitas peserta didik. Menurutnya, lulusan sekolah Muhammadiyah diharapkan memiliki empat karakter utama, yaitu mantap dalam keimanan, unggul secara intelektual, anggun dalam akhlak, serta sigap dalam berkarya.

“Kami berharap para siswa kelak dapat memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari kemajuan pendidikan Muhammadiyah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap sekolah Muhammadiyah terus meningkat. Hal itu tercermin dari bertambahnya jumlah peserta didik setiap tahun.

“Jumlah peserta didik pada tahun lalu meningkat sekitar dua persen sehingga mencapai lebih dari 1,07 juta siswa. Insyaallah pada tahun ajaran 2026/2027 jumlah tersebut kembali mengalami peningkatan,” ujarnya.

Didik mengapresiasi kerja keras kepala sekolah, madrasah, guru, serta seluruh jajaran persyarikatan yang terus meningkatkan mutu layanan pendidikan sehingga kepercayaan masyarakat semakin menguat.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah wilayah yang sebelumnya mengalami penurunan jumlah peserta didik kini kembali menunjukkan pertumbuhan, di antaranya Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Timur, Depok, Lampung, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain itu, beberapa daerah juga mencatat peningkatan yang signifikan. Di Jawa Tengah, Kotawaringin Timur, Malang, dan Jambi, misalnya, jumlah peserta didik meningkat dari sekitar 2.500 menjadi lebih dari 6.500 dalam beberapa tahun terakhir.

“Ini merupakan perkembangan yang sangat positif dan menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat kepada pendidikan Muhammadiyah,” katanya.

Menurut Didik, peningkatan tersebut tidak hanya terjadi dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas. Prestasi peserta didik Muhammadiyah pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) terus meningkat.

“Tahun ini terdapat sekitar 370 siswa Muhammadiyah yang lolos ke tingkat kabupaten, termasuk dari luar Pulau Jawa. Ini menunjukkan pemerataan kualitas pendidikan Muhammadiyah semakin baik,” ungkapnya.

Sebagai upaya memperkuat mutu akademik, Muhammadiyah juga mengembangkan Program MIPA di 102 sekolah serta mulai melaksanakan bimbingan teknis Program MIPA Bilingual. Bahan ajar program tersebut kini telah didistribusikan ke sekolah-sekolah Muhammadiyah di berbagai daerah.

Selain itu, Muhammadiyah tengah mengembangkan training center bahasa asing, termasuk bahasa Jerman, sebagai persiapan bagi peserta didik yang akan mengikuti program pemagangan maupun melanjutkan studi ke luar negeri.

“Salah satu indikator perguruan tinggi berkelas dunia adalah memiliki mahasiswa internasional. Kami ingin lulusan SMA dan MA Muhammadiyah mampu memanfaatkan peluang tersebut sekaligus menjadi bagian dari syiar dakwah Muhammadiyah di tingkat global,” jelas Didik.

Ia berharap berbagai program peningkatan mutu tersebut dapat memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing global. (syafa)

Tinggalkan Balasan