MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Kegiatan bedah buku Syarah Risalah Perempuan Berkemajuan menjadi momentum penting dalam memperkuat literasi sekaligus peran strategis perempuan di ruang akademik.
Berlangsung di gedung Siti Munjiyah Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Evi Sofia Inayati, menyampaikan kesyukurannya atas terbitnya buku tersebut.
“Buku ini dapat dipandang sebagai manifesto yang mempresentasikan jati diri perempuan ‘Aisyiyah. Sejak awal kelahirannya, ‘Aisyiyah telah menunjukan bahwa pemahaman Islam yang berkembang sangat bernas dan kontekstual,” ungkap Evi dalam agenda yang diadakan pada Rabu (22/4).
Menjelaskan lebih lanjut, ia memberikan penjelasan bahwa didalam buku ini telah terdapat panduan komprehensif tentang bagaimana perempuan seharusnya berpikir, bersikap, dan bertindak dalam konteks dakwah dan kemanusiaan. Selain itu, buku ini dapat memperluas perspektif mengenai karakter perempuan berkemajuan yang adaptif terhadap tantangan zaman.
“Kehadiran buku ini sangat relevan, utamanya dalam merespons berbagai persoalan kekinian, sekaligus menjadi suntikan semangat bagi perempuan untuk tampil sebagai aktor perubahan dan memperkaya khazanah keilmuan, khususnya dalam konteks perempuan dan Islam berkemajuan,” ujarnya.
Sementara Warsiti Rektor UNISA Yogyakarta turut memberikan pendapatnya. Ia menilai kehadiran buku ini menjadi jembatan penting antara teks dan realitas yang terus berkembang. Sehingga tentunya buku ini dapat menjadi rujukan penting bagi keilmuan yang membahas terkait konteks perempuan dan gender.
“Acara ini bukan sekadar seremoni, tapi upaya strategis untuk penguatan literasi dan pengembangan ruang akademik di lingkungan kampus. Maka dari itu, kehadiran buku ini penting untuk kita renungi bersama, karena mampu menghubungkan nilai-nilai dasar dengan dinamika kehidupan saat ini,” ucap Warsiti.
Sebagai penutup, apresiasi turut disampaikan kepada para penulis yang telah terlibat dalam penyusunan dan pengembangan buku ini, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan literasi dan gerakan perempuan berkemajuan. (bhisma)






