Minggu, 27 September 2026
ID EN AR
ID EN AR
Home > Berita

Muhammadiyah Teguhkan Gerakan Wakaf Produktif Berbasis Inovasi dan Kolaborasi

Oleh admin • • 2 Menit Min
Muhammadiyah Teguhkan Gerakan Wakaf Produktif Berbasis Inovasi dan Kolaborasi

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA — Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Forum Keuangan Sosial Syariah dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III pada 10–11 Oktober 2025 di Jakarta.

Kegiatan ini mengangkat tema “Partisipasi Generasi Muda dan Inovasi Wakaf untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat.”

Forum ini menjadi ajang strategis bagi Muhammadiyah untuk memperkuat ekosistem wakaf nasional melalui sinergi kelembagaan, digitalisasi, serta partisipasi generasi muda dalam membangun ekonomi umat berbasis nilai-nilai syariah.

Ketua MPW PP Muhammadiyah Amirsyah Tambunan menegaskan bahwa gerakan wakaf Muhammadiyah harus menjadi lokomotif pemberdayaan ekonomi umat.

“Generasi muda memiliki peran penting dalam menghadirkan inovasi, teknologi, dan kreativitas untuk membangun sistem wakaf produktif yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat keuangan sosial syariah, termasuk pengembangan wakaf produktif sebagai pilar ekonomi umat.

Acara dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, disertai penandatanganan perjanjian kerja sama antara MPW PP Muhammadiyah dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Lebih dari 250 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri atas pengurus MPW dari seluruh Indonesia, lembaga filantropi Islam, akademisi, komunitas ekonomi umat, serta unsur generasi muda Muhammadiyah seperti IPM, IMM, dan Nasyiatul Aisyiyah.

Hasil Rakornas dan Arah Program Nasional WakafMu

Rakornas III menghasilkan Keputusan Induk MPW PP Muhammadiyah Nomor 377/KEP/I.9/I/2025 yang menetapkan arah kebijakan dan program nasional WakafMu 2026–2027.

Beberapa keputusan strategis antara lain:

  1. Pembentukan Task Force Nasional Penguatan Kelembagaan dan SDM Kenazhiran WakafMu
  2. Penyusunan Blueprint Sistem Kenazhiran Nasional Muhammadiyah
  3. Sertifikasi nasional bagi 500 Nazhir di 10 wilayah Muhammadiyah
  4. Pembentukan Forum Nazhir Muhammadiyah Nasional (FORNAZIRMU)
  5. Penerapan Sistem Digital Nasional WakafMu untuk tata kelola dan pelaporan berbasis teknologi

Program prioritas nasional 2026–2027 meliputi:

  • Wakaf Pendidikan: Pendirian Pesantren Eco-Saintek dan pengawalan transformasi STKIP Sungai Penuh menjadi universitas di atas tanah wakaf
  • Wakaf Ekonomi Kreatif dan Filantropi: Pendirian Gedung Filantropi Muhammadiyah di Jakarta
  • Wakaf Hijau dan Pertanian: Desa Wisata Berbasis Wakaf, Gerakan Wakaf Pohon Nasional, Eco-Masjid Muhammadiyah, serta Integrated Smart Farming Jonggol
  • Digitalisasi Wakaf: Pengembangan platform wakaflink.id sebagai marketplace wakaf dan sistem transparansi nasional
  • Gerakan One Province One Waqf Project untuk pengembangan wakaf unggulan di setiap wilayah Muhammadiyah

Rakornas ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, yang menekankan pentingnya optimalisasi wakaf dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional.

Tinggalkan Balasan