Selasa, 22 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

Harumkan Nama Indonesia, Paduan Suara UMY Borong Tiga Medali Emas di Malaysia

Oleh timredaksi 2 Menit Min
Harumkan Nama Indonesia, Paduan Suara UMY Borong Tiga Medali Emas di Malaysia

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA — Sebanyak 40 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang tergabung dalam Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Sunshine Voice (SSV), menorehkan prestasi tiga Gold Medal dalam ajang Malaysian Choral Eisteddfod International Choir Festival (MCE ICF) 2026, pada 19-23 Agustus 2026 di Kuala Lumpur.

Tiga Gold Medal tersebut diraih melalui tiga kategori yang berbeda diantaranya Kategori Folk & Indigenous Music yang menempati posisi ketiga, Mixed Youth Category di posisi kedua, dan Equal Voices SA Category yang memperoleh penilaian tertinggi dan menyabet juara pertama.

Selain dari perolehan tiga medali emas, PSM SSV juga melaju sebagai Grand Prix Finalist. Babak puncak kompetisi MCE 2026 yang mempertemukan antara paduan suara terbaik dari para pemenang kategori

Muhammad Muttaqien atau yang kerap disapa Angki, selaku Kepala Subdirektorat Minat, Bakat, dan Kepemimpinan UMY, menyampaikan bangga atas prestasi yang diraih oleh PSM SSV UMY yang berkompetisi dan bersaing di tingkat internasional.

“Alhamdulillah, sangat bangga dan bahagia. Adik-adik tidak hanya membawa nama UMY, tetapi juga negeri ini di ranah internasional melalui perpaduan suara yang harmonis dan mampu bersaing dengan paduan suara dari negara-negara lain,” sebut Angki yang juga merupakan Ketua Bidang 1, Lembaga Seni Budaya Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Menurut Angki, prestasi ini menggambarkan komitmen UMY dalam memberikan ruang dan gerak bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakat. Saat ini, UMY memiliki 29 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang salah satunya adalah PSM SSV dan tiga lembaga untuk mengembangkan potensi mahasiswa.

“Kampus berusaha memberikan dukungan semaksimal mungkin melalui pendampingan dan fasilitas, seperti subsidi pendanaan, perizinan, dan kebutuhan lainnya,” jelas Angki.

Tri Setyo Mutiara selaku Pelatih PSM SSV UMY menilai bahwa ajang internasional ini bukan hanya sekadar kompetisi, namun juga merupakan sebuah wadah bagi PSM SSV UMY untuk mendapatkan kesempatan belajar dan menambah pengalaman berharga dengan bertemu banyak paduan suara lainnya di level internasional.

“Karena pesertanya gak cuma dari Asia tapi Eropa juga,” jelas Tyo saat diwawancara pada Ahad (30/8).

Menurut Tyo, melihat pesaing yang begitu kompetitif merupakan satu fenomena yang berharga dan jarang terjadi. Bagi Tyo, Skema Friendship Concert yang merupakan satu skema yang dapat membuat sesama peserta melihat satu dan lainnya, merupakan satu skema yang begitu menantang dan memberikan pengalaman yang luar biasa untuk saling belajar dan berbenah diri.

Dengan diikuti kurang lebih 200 peserta dan dengan juri yang beragam dan berasal dari berbagai negara seperti: Italia, Amerika, Inggris, Kanada, Belgia, Denmark, Malaysia, Filipina, Spanyol, Hongkong, Korea, Singapura, dan Indonesia, PSM SSV UMY berkomitmen untuk terus berproses, belajar dan berkembang di masa depan. (Bhisma/Alam)

Tinggalkan Balasan