MUHAMMADIYAH.OR.ID, TULANG BAWANG – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti meresmikan kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Tulang Bawang pada Selasa (28/4) di Kabupaten Tulang Bawang.
UMJ kampus Tulang Bawang merupakan Pusat Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Kampus ini merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang.
Abdul Mu’ti menjelaskan, pendirian PSDKU dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) terakreditasi unggul lebih efisien secara anggaran dan mutunya.
Menurutnya upaya mendirikan perguruan tinggi unggul di daerah adalah untuk memastikan layanan pendidikan yang berkualitas. Muhammadiyah ingin menghadirkan pendidikan yang mudah diakses oleh putra dan putri bangsa.
“Karena itu kita berupaya menghadirkan pendidikan yang aksesibel, affordable, dan fleksibel. Aksesibel berarti dekat dengan masyarakat. Affordable berarti terjangkau, bukan gratis, tetapi yang tidak mampu harus dibantu,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UMJ, Ma’mun Murod menambahkan, saat ini UMJ telah memiliki 65 Program Studi (Prodi). Selain itu, juga ada delapan Prodi yang sedang berproses, serta pembukaan program doktoral dan PSDKU.
Melalui PSDKU UMJ kampus Tulang Bawang, Muhammadiyah ingin menghadirkan pendidikan tinggi yang lebih inklusif untuk membangun dan memajukan bangsa yang merata di seluruh tanah air.
“UMJ terus berkomitmen untuk terus memajukan pendidikan serta akan mengangkat dosen dari putra-putri daerah Tulang Bawang dan Lampung,” tegasnya.
Harapan sama juga datang dari Bupati Tulang Bawang, Qudrotul Ikhwan Karyonagoro dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Sudarman. PSDKU UMJ kampus Tulang Bawang bukan kaleng-kaleng.






