MUHAMMADIYAH.OR.ID, ACEH – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) bekerja sama dengan Paragon Corp menyalurkan bantuan “Kado Ramadan” kepada masyarakat penyintas banjir di Kabupaten Pidie Jaya dan Kecamatan Muarabatu, Aceh, pada Sabtu (7/3).
Bantuan tersebut berupa 150 paket sembako yang disalurkan kepada warga yang masih berada dalam masa pemulihan pasca banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa bulan lalu.
Perwakilan Tim Pendistribusian dan Pendayagunaan Lazismu Pusat, Rizky Saragih menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kolaborasi kebaikan antara Lazismu dan Paragon Corp dalam menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat di bulan suci Ramadan.
“Alhamdulillah, melalui dukungan dari Paragon Corp kami dapat menyalurkan sebanyak 150 paket Kado Ramadan. Setiap paket berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, gula pasir, dan ikan sarden,” ujarnya.
Program ini juga menjadi bagian dari implementasi tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Paragon Corp yang disalurkan melalui Lazismu agar bantuan dapat tepat sasaran, khususnya bagi warga terdampak bencana.
Proses distribusi bantuan dilakukan dengan koordinasi bersama Muhammadiyah setempat. Di wilayah Pidie Jaya, penyaluran bantuan dipusatkan di Musholla At-Taqwa dan dikoordinasikan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pidie Jaya, Makmur. Sementara itu, di wilayah Muarabatu penyaluran dikoordinasikan oleh tim Lazismu Aceh Utara.
Ketua Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais menegaskan bahwa Muhammadiyah memiliki komitmen kuat dalam penanganan bencana secara berkelanjutan, tidak hanya pada fase tanggap darurat tetapi juga hingga tahap rehabilitasi dan pemulihan.
“Muhammadiyah selalu berkomitmen menindaklanjuti setiap bencana secara berkelanjutan dengan prinsip datang paling awal dan pulang paling akhir,” tegasnya.
Ia mencontohkan bahwa pada bencana gempa Cianjur tahun 2022, Muhammadiyah hingga kini masih terus melakukan pendampingan kepada masyarakat, salah satunya melalui pembangunan klinik kesehatan bagi warga terdampak.
Rais juga menyampaikan apresiasi terhadap ketangguhan masyarakat Aceh yang tetap menjalankan ibadah puasa Ramadan di tengah kondisi pemulihan pascabencana.
“Di tengah terik matahari dan kondisi lingkungan yang masih penuh debu, masyarakat tetap istiqamah menjalankan ibadah puasa Ramadan sambil berjuang menata kembali kehidupan pasca banjir. Kami berharap Kado Ramadan ini dapat sedikit meringankan beban serta menjadi penyemangat bagi warga untuk terus bangkit,” ujarnya.
Kehadiran tim Lazismu bersama bantuan dari Paragon Corp disambut antusias oleh masyarakat penyintas banjir di Pidie Jaya dan Muarabatu. Warga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang membantu memenuhi kebutuhan sahur dan berbuka puasa selama bulan Ramadan.






