Rabu, 7 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

Atlet Tapak Suci Sekolah Muhammadiyah Ini Borong Juara di UPSCC III

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Atlet Tapak Suci Sekolah Muhammadiyah Ini Borong Juara di UPSCC III
MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURABAYA – Lima atlet Tapak Suci dari Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 06 (MI Musix) Tebluru, Solokuru Lamongan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Unesa Pencak Silat Challenge Competition (UPSCC) III yang digelar di GOR Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Ajang tingkat nasional ini diikuti oleh atlet silat dari berbagai perguruan ataupun organisasi pencak silat seluruh Indonesia dan dilaksanakan pada tanggal 18-21 Desember 2025. Kompetisi ini sekaligus juga merupakan wadah pembinaan sekaligus ajang unjuk kemampuan para pesilat sejak usia dini hingga pra remaja.
Kepala MI Musix Tebluru, Hendra Hari Wahyudi, dalam ajang silat tersebut mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian peserta didiknya. Ia menilai, prestasi ini menjadi tonggak penting bagi MI Musix, mengingat ini adalah pertama kalinya bagi 5 atlet tersebut dalam mengikuti kejuaraan di luar wilayah Lamongan.
“Alhamdulillah anak-anak yang baru pertama kali mengikuti event di luar mampu meraih prestasi. Ini suatu kebanggaan bagi kami setelah sebelumnya kita hanya mengajukan di sekitaran Lamongan saja, misalnya O2SM atau Porseni,” ungkap Hendra.
Lebih lanjut, Hendra menyampaikan bahwa kelima atlet itu berhasil meraih juara 1,2, dan 3 pada kategorinya masing-masing. Tak lupa juga ia mengucapkan rasa terimakasih yang tak terhingga atas support yang diberikan wali siswa dan para pembina.
“Adapun siswa MI Musix yang meraih prestasi yakni, Abid Raytama, sebagai juara 1 kelas B usia dini, Rahma Imelda, sebagai juara 1 kelas A pra remaja, Rixatih Shaloom, meraih juara 2 kelas D usia dini, Arka Arkian, meraih juara kelas K pra remaja, dan Akifa Naila, sebagai juara 3 kelas C pra remaja,” pungkasnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik MI Musix Tebluru untuk terus mengembangkan potensi diri. Selain bidang akademik, peran dari penguatan prestasi non-akademik juga menjadi hal yang penting dalam rangka memperkuat minat dan bakat para peserta didik khususnya di MI Musix Tebluru. (bhisma)

Tinggalkan Balasan