Jumat, 25 September 2026
ID EN AR
ID EN AR
Home > Berita

Akselerasi Wakaf Produktif, Muhammadiyah Tanam 1.113 Pohon di Lahan Wakaf

Oleh admin • • 2 Menit Min
Akselerasi Wakaf Produktif, Muhammadiyah Tanam 1.113 Pohon di Lahan Wakaf

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANTEN – Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) dan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan program “Wakaf Pohon untuk Lahan Wakaf” sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-113 Muhammadiyah, pada 28–29 November 2025 di Lebak, Banten.

Kegiatan ini diwujudkan melalui penanaman 1.113 bibit pohon produktif di atas tanah wakaf Persyarikatan seluas 10 hektare yang berlokasi di Kecamatan Cimarga, Desa Ciboleger, dan Lebak Gedong. Program ini menjadi langkah akselerasi dalam pendayagunaan lahan wakaf yang belum produktif. Berdasarkan data SIMAM, Muhammadiyah memiliki 26.921 aset dengan luas 219.111.535 m², dan 2.426 aset atau 12.700.850 m² di antaranya masih berstatus belum produktif.

Sekretaris MPW PP Muhammadiyah, Mashuri Masyhuda, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya bertujuan mengoptimalkan lahan wakaf, tetapi juga sebagai wujud komitmen ekologis Muhammadiyah.

“Program Wakaf Pohon ini bukan sekadar meningkatkan produktivitas aset wakaf, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan. Kerusakan lingkungan seperti deforestasi di kawasan hulu dan pesisir terbukti memicu bencana, seperti yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Melalui penanaman pohon ini kita menjaga hutan dan menjadikan lahan wakaf sebagai benteng ekologis sekaligus pendidikan akhlak pada alam bagi generasi muda,” ujarnya.

Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah Azrul Tanjung menegaskan bahwa MLH turut menanam pohon-pohon langka sebagai kontribusi pada pelestarian lingkungan semesta.

Kegiatan ini terlaksana atas dukungan berbagai pihak, antara lain Kementerian Kehutanan RI dengan hibah/wakaf 2.226 bibit pohon, Prudential Syariah melalui dukungan CSR 1.000 pohon, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan pelibatan 113 siswa dan guru, Kementerian ATR/BPN dalam percepatan sertifikasi aset wakaf, serta BAZNAS melalui dukungan pendayagunaan wakaf produktif. Bibit pohon yang ditanam terdiri dari Durian (500), Mangga (184), Sukun (116), Jambu Air (100), Pete (100), dan Manggis (13). Untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan dan pemeliharaan bibit yang telah ditanam, MPW membuka peluang Wakaf Melalui Uang untuk perawatan pohon selama satu tahun pertama dengan estimasi biaya Rp250.000 per pohon.

Program “Wakaf Pohon untuk Lahan Wakaf” menjadi wujud nyata dakwah Muhammadiyah dalam menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan produktivitas aset Persyarikatan, serta menanamkan nilai karakter akhlak terhadap alam bagi generasi muda. Muhammadiyah berkomitmen untuk melanjutkan gerakan wakaf yang memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan bagi umat.

Tinggalkan Balasan