MUHAMMADIYAH.OR.ID, MEDAN – Kurang lebih setahun lagi Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan, progres pembangunan venue muktamar Auditorium Berkemajuan capai 75,2 persen.
Laporan itu disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU), Prof. Akrim pada Selasa (22/9) dalam Pelatihan Diplomasi Islam Berkemajuan yang diselenggarakan di Kampus Utama UMSU, Medan.
Dengan progres itu, Gedung Auditorium Berkemajuan yang berkapasitas 7.500 orang ini direncanakan rampung pada Bulan April tahun 2027.
“Progresnya terus berlangsung, walaupun akhir-akhir ini sering terganggu cuaca. Di mana sore hari sering terjadi hujan menyebabkan pengerjaan berhenti beberapa saat,”ungkapnya.
Sementara itu, untuk Gedung Walidah Sport Hall yang akan menjadi venue Muktamar Aisyiyah, kini progres pembangunannya sudah mencapai 95,6 persen dengan kapasitas 2.500 orang.
“Ini insyaallah akan selesai pada Bulan September 2026, di akhir bulan ini akan selesai. Dan bisa digunakan pada awal Bulan Oktober 2026 ini,”sambungnya.
Tak hanya gedung untuk Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah, di kompleks kampus terpadu UMSU ini juga dibangun Masjid KH. Ahmad Dahlan yang saat ini progres pembangunannya mencapai 47,3 persen.
“Masjid ini kapasitasnya 2.500 dan insyaallah akan selesai Bulan Maret atau April tahun 2027 yang akan datang,”katanya.
Ketiga bangunan untuk memfasilitasi gelaran Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah ini dibangun di atas lahan seluas 24,7 hektar yang sudah menjadi milik Persyarikatan Muhammadiyah.
Oleh karena itu, seluruh warga Muhammadiyah se Sumut diharapkan memberikan dukungan untuk menyukseskan penyelenggaraan Muktamar 49. Sebab ini adalah kesempatan baik, karena untuk menjadi tuan rumah lagi membutuhkan waktu puluhan tahun ke depan.
Mengajak kembali melihat sejarah, Prof. Akrim menyampaikan, terakhir kali Sumut atau Medan menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah itu terjadi tahun 1939.






