Jumat, 2 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

Lazismu Perkuat Layanan Pemudik Lewat Posko “Mudikmu Aman 2026”

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Lazismu Perkuat Layanan Pemudik Lewat Posko “Mudikmu Aman 2026”

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BREBES – Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, Lazismu bersama berbagai mitra strategis menghadirkan Posko “Mudikmu Aman 2026” di dua titik utama, yakni Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dan Terminal Terpadu Merak, Banten. Posko ini difokuskan pada layanan kesehatan, kenyamanan, serta keselamatan para pemudik.

Perwakilan Kantor Layanan Cabang Lazismu (KLC) Paguyangan, Faisal Nur Fahmi, menyampaikan bahwa posko di Kecamatan Paguyangan, Brebes, telah beroperasi sejak H-5 hingga H+5 Lebaran. Posko ini berlokasi di kompleks Perguruan Muhammadiyah Paguyangan dan bekerja sama dengan Masjid Ahmad Dahlan Paguyangan.

“Posko ini menyediakan berbagai fasilitas, seperti layanan kesehatan, ambulans, tempat istirahat yang nyaman, hingga fasilitas pendukung lainnya,” ujarnya.

Fasilitas yang disediakan meliputi layanan pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tekanan darah, penanganan kelelahan, serta bantuan untuk kondisi darurat ringan. Selain itu, tersedia sekitar 10 tempat tidur untuk beristirahat, toilet termasuk fasilitas ramah disabilitas, ruang laktasi bagi ibu menyusui, serta area parkir kendaraan.

Tak hanya itu, posko juga menyediakan layanan sosial berupa takjil gratis saat berbuka puasa serta makanan sahur bagi pemudik. Ambulans yang disediakan pun siap mengantar pemudik yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Sementara itu, Posko Merak menjadi titik strategis kedua yang melayani pemudik menuju Pulau Sumatra. Posko ini dikelola oleh tim gabungan yang melibatkan Poltekkes ‘Aisyiyah, Tagana Cilegon, serta relawan dari berbagai unsur Muhammadiyah.

PIC Program Mudikmu Aman Lazismu Pusat, Rudi Susanto, menjelaskan bahwa posko ini dirancang untuk memberikan layanan kesehatan komprehensif bagi pemudik, terutama yang mengalami kelelahan akibat perjalanan panjang.

“Kami melihat kebutuhan pemudik cukup tinggi, mulai dari keluhan masuk angin hingga kram otot. Kehadiran posko ini diharapkan bisa menjadi solusi cepat dan tepat,” jelasnya.

Respons para pemudik terhadap layanan ini pun sangat positif. Banyak di antara mereka merasa terbantu, terutama dalam memulihkan kondisi tubuh sebelum melanjutkan perjalanan. Kehadiran posko dinilai memberikan manfaat nyata bagi para pengguna jalur mudik.

Pelaksanaan posko ini juga melibatkan berbagai organisasi otonom Muhammadiyah, seperti Kokam, Pemuda Muhammadiyah, dan Nasyiatul ‘Aisyiyah, yang berperan aktif sebagai relawan. Kolaborasi ini menunjukkan semangat gotong royong dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Ke depan, Lazismu membuka peluang untuk memperluas jangkauan posko di titik-titik strategis lainnya, seiring meningkatnya kebutuhan serta dampak positif yang dirasakan masyarakat.

“Harapan kami, dukungan dari Lazismu Pusat dan para mitra dapat terus berlanjut, sehingga pelayanan kepada pemudik bisa semakin optimal di tahun-tahun mendatang,” tutup Faisal.

Tinggalkan Balasan