Sabtu, 26 September 2026
ID EN AR
ID EN AR
Home > Berita

PusdiklatMU Diverifikasi Disnaker: Langkah Strategis Muhammadiyah Wujudkan SDM Profesional

Oleh admin • • 2 Menit Min
PusdiklatMU Diverifikasi Disnaker: Langkah Strategis Muhammadiyah Wujudkan SDM Profesional
MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Di tengah derasnya arus perubahan dan persaingan global, Muhammadiyah terus berupaya memperkuat kapasitas organisasi melalui pengembangan sumber daya manusia. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui proses verifikasi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Muhammadiyah (PusdiklatMU) oleh Dinas Tenaga Kerja Sleman sebagai bagian dari pemenuhan perizinan dan standarisasi lembaga pelatihan.
PusdiklatMU dihadirkan sebagai pusat pengembangan kompetensi SDM yang profesional sekaligus sebagai langkah nyata Muhammadiyah untuk menjadi center of excellence (pusat keunggulan) di berbagai bidang. Melalui proses verifikasi ini, Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan lembaga pelatihan yang terlisesi resmi dan diakui oleh pemerintah.
Melalui pernyataan Direktur Pusdiklat Muhammadiyah, Sarjilah, mengungkap bahwa langkah ini adalah capaian penting dalam perjalanan panjang pembentukan PusdiklatMU. Ia mengungkap, proses tersebut bukanlah suatu yang mudah, melainkan membutuhkan konsistensi, usaha berkelanjutan dan sinergi dengan berbagai pihak.
“Ini penting agar kami betul-betul terlibat dalam membangun, dan membina sumber daya kami, untuk berkontribusi bagi bangsa,” ujar Sarjilah dalam agenda verifikasi oleh Dinas Tenaga Kerja Sleman, Kamis, (20/11).
Selaras dengan itu, Ketua Biro Pengembangan Organisasi PP Muhammadiyah, Punang Amaripuja, menyatakan harapannya atas Pusdiklat Muhammadiyah untuk menjadi rumah bersama untuk menyatukan berbagai inisiatif pelatihan sumber daya manusia di seluruh lingkungan persyarikatan Muhammadiyah.
“Ini adalah momen bagi kita menciptakan lembaga yang menjadi rumah besar untuk mensinergikan berbagai pelatihan mewujudkan visi Muhammadiyah untuk menjadi center of excellence yang berkemajuan,” ujar Punang.
Sebagai tahapan lanjutan, Ketua tim verifikasi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sleman, Muhammad Imam Syahroni, menyebut proses verifikasi ini akan melalui 2 tahapan yaitu penyesuaian berkas dan pemeriksaan sarana dan prasarana.
Tak lupa, dengan diresmikannya Pusdiklat Muhammadiyah yang diresmikan pada 18 November 2025 yang lalu, Imam turut menyampaikan selamat dan berharap bahwa langkah ini dapat menjadi langkah strategis Muhammadiyah dalam berkolaborasi dengan pihak pemerintah.
Dengan proses verifikasi ini, Pusdiklat Muhammadiyah menegaskan tekadnya untuk hadir sebagai lembaga pelatihan yang kredibel, modern, dan responsif terhadap kebutuhan bangsa. Muhammadiyah berharap, keberadaan PusdiklatMU ini akan menjadi kekuatan baru dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Bhisma)

Tinggalkan Balasan