Sabtu, 7 November 2026
ID EN AR
ID EN AR
Home > Berita

Muhammadiyah Kenang Sosok Arif Budimanta sebagai Ekonom Sejati yang Berdedikasi Tinggi bagi Persyarikatan

Oleh admin • • 2 Menit Min
Muhammadiyah Kenang Sosok Arif Budimanta sebagai Ekonom Sejati yang Berdedikasi Tinggi bagi Persyarikatan

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Dr. Arif Budimanta, Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) PP Muhammadiyah.

“Kami sungguh ikut berduka atas dipanggilnya mas Arif Budimanta. Insyaallah mas Arif adalah sosok yang baik, yang saleh. Tentu juga atas doa kita bersama, akan dilapangkan di kuburnya dan dimasukkan menjadi ahli jannah,” ungkap Haedar pada acara Takziah Online, (alm) Dr. Arif Budimanta, Selasa, (9/9).

Merujuk pada surah Ali Imran Ayat 145, Haedar menegaskan sekaligus mengingatkan kita semua bahwa kematian adalah kepastian yang tidak bisa ditunda ketika sudah menjadi ketetapan Allah SWT.

“Apabila batas hidup seseorang atau sekelompok orang itu tiba dari Allah, maka dia tidak bisa menahannya,” ujarnya.

Ia juga turut menyebut, setiap manusia perlu menyadari bahwa ajal akan tiba tanpa diketahui waktu maupun tempatnya. Oleh karena itu, penting untuk senantiasa menjaga diri dalam kebaikan dan kepasrahan penuh kepada Allah.

“ Kita perlu memahami bahwa kita akan sampai pada titik ajal itu dan kita tidak pernah tahu, kapan waktu itu tiba dan di tempat mana ajal itu tiba. Tentu kita hanya bisa berharap bahwa ketika ajal itu tiba, kita dalam keadaan yang serba baik, dan dalam kepasrahan tinggi kepada Allah,” kata Haedar.

Berdasar pada hal tersebut, maka Haedar menyebut terdapat 3 hal yang akan terus menyertai seseorang meski telah meninggal dunia. Tiga hal tersebut antara lain, amal jariyah yang senantiasa mengalir, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang saleh.

Dalam kesempatan itu, Haedar mengajak seluruh pihak untuk meneladani dan melanjutkan amal baik yang telah dijalankan oleh almarhum.

“Mari kita bersama-sama untuk menjalankan kebaikan yang telah dijalankan oleh beliau. Dari situlah kita tidak akan larut pada kehilangan, tapi justru memaknainya dengan mengisi kehilangan itu dengan amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan menyambung kebaikan-kebaikan beliau,” pungkasnya.

Turut hadir dalam agenda tersebut, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy dan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas, beserta seluruh jajaran Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata Pimpinan Pusat (MEBP PP) Muhammadiyah.

Dr. Arif Budimanta sendiri dikenal luas sebagai akademisi, ekonom, sekaligus pegiat kebangsaan yang aktif dalam berbagai forum intelektual dan kebijakan publik. Melalui kiprahnya di MEBP PP Muhammadiyah, ia turut mendorong penguatan ekonomi umat, serta pengembangan strategi bisnis berkeadilan khususnya di lingkup persyarikatan Muhammadiyah.

Kehilangan ini tentu menjadi duka yang mendalam, namun jejak pemikiran dan dedikasinya akan terus menjadi inspirasi bagi gerakan Muhammadiyah dan bangsa Indonesia. (Bhisma)

Tinggalkan Balasan