Sabtu, 7 November 2026
ID EN AR
ID EN AR
Home > Berita

Muhammadiyah Akan Kembali Bangun Ekosistem Perjalanan Haji dan Umroh

Oleh admin • • 1 Menit Min
Muhammadiyah Akan Kembali Bangun Ekosistem Perjalanan Haji dan Umroh

MUHAMMADIYAH.OR.ID, LAMONGAN – Muhammadiyah sejak awal berdiri memiliki fokus pada bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial, masih lemah untuk bidang ekonomi.

Oleh karena itu, pada Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar mencetuskan tiga pilar dakwah Muhammadiyah yaitu pilar pendidikan, kesehatan, dan pilar yang ketiga adalah ekonomi.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy pada (39/9) di Lamongan menyampaikan, saat ini Muhammadiyah sedang mengembangkan diri menjadi social corporation.

“Korporasi tapi berwatak dan bermisi sosial, itulah masa depan Muhammadiyah,” ungkap Muhadjir Effendy.

Salah satu peluang atau potensi bisnis yang bisa digarap oleh Muhammadiyah, sambungnya, adalah biro perjalanan haji dan umroh. Bahkan saat ini, selain memiliki majelis ekonomi bisnis juga memiliki lembaga haji dan umroh.

Bagi Muhammadiyah, pengelolaan perjalanan haji dan umroh bukan hal yang baru. Sebab Muhammadiyah tercatat sebagai organisasi Islam pribumi pertama yang menyelenggarakan perjalanan haji dan umroh melalui Bahagian Penolong Haji pada 1930.

“Lembaga yang menangani ini (pariwisata, haji, dan umroh) sudah dipecah dari majelis ekonomi bisnis. Kemarin masih menjadi satu dengan majelis ekonomi bisnis dan ekonomi halal,” kata Muhadjir.

Ke depan, untuk jangka panjang Muhammadiyah juga berencana kontrak hotel yang akan diperuntukkan bagi biro jasa perjalanan haji dan umroh yang berafiliasi dengan Persyarikatan Muhammadiyah.

“Manfaatnya kita bisa memiliki tempat yang strategis secara permanen, sehingga tidak tiap tahun rebutan dengan lembaga-lembaga yang lain. Dan kalau disewa jangka panjang harganya akan lebih murah,” ungkapnya.

Muhadjir menyampaikan, jika langkah-langkah ini dapat direalisasikan akan terbentuk incorporated penanganan atau pengelolaan haji dan umroh yang dimiliki oleh Muhammadiyah di masa depan.

Tinggalkan Balasan