Sabtu, 7 November 2026
ID EN AR
ID EN AR
Home > Berita

Mahasiswa Muhammadiyah Berhasil Raih Penghargaan Tokoh Muda Penggerak Lingkungan Tingkat Nasional

Oleh admin • • 2 Menit Min
Mahasiswa Muhammadiyah Berhasil Raih Penghargaan Tokoh Muda Penggerak Lingkungan Tingkat Nasional

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Aura Prisca Medina, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 kategori Tokoh Penggerak Lingkungan Kampung dalam Festival Astra 4 Pilar Indonesia 2025.

Di usianya yang baru 19 tahun, Prisca berhasil menembus seleksi ketat yang diikuti oleh 1.449 proposal dari seluruh Indonesia hingga menembus babak final. Pada kompetisi tersebut, ia berinovasi dalam mengolah hama keong mas menjadi pupuk organik bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Srumbung, Magelang. Melalui fermentasi menggunakan buah busuk dan nitrobakter, pupuk ini terbukti meningkatkan produktivitas padi dari 2.800 kg menjadi 3.100 kg di lahan uji coba seluas 500 m2.

“Respon masyarakat begitu positif. Dengan inovasi ini masalah hama bisa diubah menjadi solusi yang menguntungkan,” ujar Prisca saat menjuarai kompetisi yang di gelar pada hari Jumat-Ahad, (8-10 /8). di Menara Astra, Jakarta.

Menjadi fasilitator muda baginya merupakan satu hal yang penuh tantangan khususnya dalam berkomunikasi dengan kalangan-kalangan yang usianya terpaut jauh dengannya.

Sejak awal 2025, Prisca aktif sebagai fasilitator di program Desa Sejahtera Astra (DSA) “Kelir Berdikari Agrikultura”. Ia terlibat langsung dalam edukasi, diskusi dengan petani, dan pemberdayaan UMKM lokal berbasis komoditas unggulan seperti durian, nanas, dan salak.

“Awalnya sulit beradaptasi. Namun Alhamdulillah mereka sangat terbuka sehingga kolaborasi bisa berjalan baik dan keberhasilan ini bukan milik saya pribadi, tapi juga milik masyarakat desa, kelompok tani, dan tim pendukung,” jelasnya.

Kini, Prisca bersiap menjalankan proyek pemberdayaan baru di Malang dan bercita-cita melanjutkan kiprahnya di Astra agar dapat terus mendampingi desa-desa binaan. Prisca juga turut berpesan bahwa prestasi merupakan hal penting namun yang lebih utama adalah bagaimana kita sebagai manusia dapat menciptakan manfaat nyata untuk sesama.

“Sebagai perempuan dan anak muda, suatu kehormatan bagi saya dapat menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat marginal dan memberikan inovasi yang fresh dan langsung dirasakan manfaatnya,”

“Maka, maksimalkan apa yang sedang kamu kerjakan. Prestasi itu penting, namun yang lebih penting adalah kebermanfaatan yang dapat diberikan untuk orang lain,” pungkas Prisca. (Bhisma)

Tinggalkan Balasan