Minggu, 18 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

Syamsi Ali Ajak Warga Muhammadiyah Perkuat Dakwah Global Berbasis Ilmu dan Akhlak

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Syamsi Ali Ajak Warga Muhammadiyah Perkuat Dakwah Global Berbasis Ilmu dan Akhlak

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PALU – Menjelang pelaksanaan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah di Kota Palu, Sulawesi Tengah, panitia penerima menggelar kegiatan Semarak Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah melalui kuliah umum dan tablig akbar bersama Imam Besar Islamic Center of New York, Amerika Serikat, Ustaz Muhammad Syamsi Ali.

Kegiatan bertema “Tantangan Dakwah Global Menuju Peradaban Ilmu, Akhlak, dan Amal Nyata” tersebut berlangsung di Masjid Ulil Albab Universitas Muhammadiyah Palu (Unismuh Palu), Sabtu (17/10).

Rektor Unismuh Palu sekaligus Ketua Panitia Penerima Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah, Rajindra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah yang akan diselenggarakan di Palu.

Menurutnya, kehadiran Syamsi Ali menjadi kesempatan berharga bagi warga Muhammadiyah, mahasiswa, dan masyarakat untuk memperluas wawasan keislaman sekaligus memperoleh inspirasi dari pengalaman dakwah di lingkungan masyarakat internasional.

Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh peserta untuk mendapatkan ilmu dan memperkaya perspektif dalam mengembangkan dakwah Islam yang berkemajuan.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tengah, Amin Parakkasi, menyampaikan bahwa pengalaman Syamsi Ali dalam membangun kehidupan keislaman di tengah masyarakat multikultural Amerika Serikat memiliki nilai penting bagi pengembangan dakwah Muhammadiyah.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam menghadirkan dakwah yang mencerahkan, menyejukkan, serta mampu merangkul masyarakat dari beragam latar belakang.

Dalam tausiyahnya, Syamsi Ali mengajak umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah dan mahasiswa Unismuh Palu, untuk memperkokoh keimanan, meningkatkan pengetahuan, serta menjaga akhlak dalam kehidupan sosial.

Menurutnya, dakwah yang mencerahkan tidak cukup hanya disampaikan melalui ceramah keagamaan, tetapi juga harus diwujudkan melalui hubungan baik dengan masyarakat, pemeliharaan persaudaraan, dan kontribusi nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan.

Pesan tersebut relevan dengan tantangan dakwah global yang semakin kompleks. “Umat Islam dituntut tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu menunjukkan keteladanan dan berkontribusi dalam membangun kehidupan yang damai, adil, dan berkemajuan,”jelasnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif. Sejumlah warga Muhammadiyah dan mahasiswa Unismuh Palu menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada Syamsi Ali mengenai persoalan keislaman dan dinamika dakwah di tingkat global.

Tinggalkan Balasan