MUHAMMADIYAH.OR.ID, PALU – Panitia Penerima Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah menggelar workshop pembekalan liaison officer (LO) pada 19–20 Oktober 2026 di Gedung Banua Kaili H. Rusdy Toana, Universitas Muhammadiyah Palu.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan kesiapan calon LO serta panitia penerima dalam menyukseskan agenda nasional Muhammadiyah tersebut.
Gedung Banua Kaili H. Rusdy Toana juga disiapkan sebagai lokasi pembukaan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah. Penyelenggaraan workshop di tempat tersebut menjadi bagian dari upaya pematangan persiapan panitia menjelang pelaksanaan agenda persyarikatan di Kota Palu.
Rektor Universitas Muhammadiyah Palu sekaligus Ketua Panitia Penerima Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah, Rajindra, menekankan pentingnya pembekalan bagi calon LO. Menurutnya, LO memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan dan koordinasi di lapangan sehingga harus memiliki pemahaman, keterampilan, serta kesiapan yang memadai.
Rajindra juga mengingatkan para calon LO agar memiliki komitmen dan daya juang yang tinggi dalam menjalankan tugas.
“Kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah merupakan momentum bersejarah bagi warga Muhammadiyah setempat yang perlu disukseskan melalui kerja bersama,”jelasnya.
Senada dengan itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tengah, Muh. Amin Parakkasi, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Tanwir di Palu merupakan anugerah sekaligus kehormatan bagi Sulawesi Tengah. Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan soliditas, kekompakan, dan semangat kolaborasi warga Muhammadiyah.
Amin menjelaskan, sebelum mengusulkan Palu sebagai tuan rumah Tanwir, dirinya terlebih dahulu berdiskusi dengan dua perguruan tinggi Muhammadiyah di Palu dan Luwuk. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan bahwa penyelenggaraan agenda berskala nasional membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai amal usaha Muhammadiyah di Sulawesi Tengah.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus terjaga dalam setiap tahapan persiapan hingga seluruh rangkaian Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.
Setelah pembukaan, workshop dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman. Materi yang disampaikan membahas pentingnya sinergi tim, kerja sama, dan kolaborasi dalam menjalankan tugas. Sejumlah materi pembekalan lainnya juga diberikan untuk memperkuat pemahaman calon LO dan panitia penerima mengenai peran serta tanggung jawab masing-masing.
Melalui workshop yang berlangsung selama dua hari ini, para calon LO diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, memperkuat koordinasi, serta memberikan pelayanan optimal kepada seluruh pihak yang terlibat. Kesiapan tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah di Kota Palu.






