MUHAMMADIYAH.OR.ID, SIDOARJO – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, meresmikan kantor cabang pertama PT Mentari Prima Niaga (MPN), perusahaan jasa konstruksi Muhammadiyah, di Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (10/10).
Haedar mengapresiasi pembangunan kantor cabang tersebut sebagai hasil kerja sama PT MPN dengan berbagai unsur Persyarikatan, mulai dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), hingga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sepanjang.
“Pimpinan Pusat Muhammadiyah cukup memberikan apresiasi atas pembangunan gedung MPN ini, tentu kerja sama dengan pimpinan wilayah, pimpinan daerah, dan spesial Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sepanjang,” kata Haedar.
Haedar berpesan agar pimpinan Muhammadiyah di tingkat wilayah dan daerah terus bersinergi dengan PT MPN dalam mengembangkan usaha di bidang konstruksi. Sinergi tersebut diperlukan agar pengembangan Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM) dapat berjalan secara terarah, saling melengkapi, dan tidak menimbulkan persaingan yang tidak produktif di internal Persyarikatan.
Haedar juga mengapresiasi kiprah PT MPN yang tidak hanya membangun gedung milik Muhammadiyah, tetapi juga mengerjakan pembangunan rumah sakit yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU).
Menurutnya, kiprah usaha yang menjangkau berbagai golongan dan lintas organisasi keagamaan tersebut perlu terus dijaga. Selain memperluas jangkauan pelayanan, PT MPN diharapkan senantiasa meningkatkan kualitas bangunan agar hasil pekerjaannya menjadi kebanggaan bersama.
Dalam kesempatan itu, Haedar menyampaikan tiga pesan penting bagi pengembangan PT MPN. Pertama, perusahaan harus terus tumbuh dan maju. Kedua, profesionalisme harus diterapkan di seluruh lini organisasi, tidak hanya pada tingkat pimpinan, tetapi juga staf dan karyawan. Ketiga, PT MPN harus berkembang menjadi perusahaan konstruksi yang modern.
Sementara itu, Direktur PT MPN, Ahmad Mirza, menegaskan bahwa pengembangan perusahaan senantiasa berlandaskan nilai-nilai keislaman, profesionalisme, integritas, serta semangat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat dan masyarakat.
“Hari ini adalah salah satu tonggak penting bagi perjalanan PT Mentari Prima Niaga. Kantor yang kita resmikan bersama ini bukan sekadar penambahan fasilitas dan perluasan wilayah operasional perusahaan,” ujarnya.
Mirza berharap, pembukaan kantor cabang pertama ini menjadi langkah awal yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia. Dengan demikian, PT MPN dapat memperluas jangkauan pelayanan sekaligus memperkuat kontribusi di bidang jasa konstruksi.
Meski demikian, menurut Mirza, kemajuan perusahaan tidak semata-mata diukur dari banyaknya kantor cabang yang dimiliki. Kepercayaan publik dan kemampuan perusahaan dalam menjalankan amanah menjadi ukuran penting keberhasilan usaha.
“Kepercayaan yang mampu kami jaga, seberapa baik amanah yang mampu kami tunaikan, dan seberapa luas manfaat yang mampu kami hadirkan,” ungkapnya.
Melalui peresmian kantor cabang pertama ini, PT MPN diharapkan semakin berkembang dan memperluas jangkauan usahanya di berbagai wilayah Indonesia. Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi Persyarikatan sekaligus memperluas kontribusi Muhammadiyah dalam pelayanan dan dakwah di bidang ekonomi dan pembangunan.






