MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Di balik viralnya akun media sosial Instagram SD Muhammadiyah Parakan (@sdmuhammadiyahparakan) ada tangan seorang guru yang tak hanya pandai memberi ilmu pada muridnya, tapi juga lihai memegang kamera.
Dia adalah Muhammad Arfian Hariz, guru yang sukses mengubah wajah SD Muhammadiyah Parakan dikenal banyak orang lewat hasil jepretannya. Sampai hari ini, serbuan komentar positif terus berdatangan.
Di hadapan 100 peserta Workshop Fotografi Kreatif yang digelar bagian Media Kantor PP Muhammadiyah pada Rabu (12/11), Arfian menjelaskan cerita menarik dan tips di balik foto-foto otentiknya.
“Saya ngajar bawa kamera. Ada kegiatan bawa kamera. Saya dan kamera itu seperti janji sahabat,” kata Guru Pendidikan Agama Islam itu.
Menurut Arfian, fotografi kreatif bukanlah foto yang mainstream atau sudah biasa.
“Fotografi kreatif adalah seni memotret yang melampaui dokimentasi biasa. Untuk mengekspresikan visi, ide, dan emosi fotografer secara unik,” imbuhnya.
Usai foto-foto yang diunggah di akun Instagram resmi SDM Parakan ramai, kata Arfian, juga banyak sekali pesan yang masuk. Semuanya tanggapan positif.
Resepnya, ungkap Arfian, ada 4 konsep utama dalam foto. Arfian menjelaskan, yang pertama, foto harus mampu mengekspresikan visi.
“Fotografi kreatif adalah cara untuk mewujudkan ide yang ada di kepala fotografer dan menyampaikannya kepada penonton,” jelasnya.
Kedua, lebih dari sekadar merekam. Tujuan foto bukan hanya mengambil objek, tetapi menciptakan gambar yang memicu pemikiran, emosi, atau cerita.
“Ketiga, fotografer dapat bereksperimen dengan berbagai elemen fotografi seperti bentuk, warna, cahaya bayangan, dan tekstur untuk menciptakan sesuatu yang baru dan mengesankan,” imbuhnya.
Terakhir, lanjut Arfian, harus memiliki sudut pandang yang unik. “Kemampuen untuk melihat potensi estetika dalam situasi sehari-hari dan mengubahnya menjadi karya senl yang menarik adalah ciri utamanya.”
Menurutnya konsep ini bisa diterapkan, utamanya untuk sekolah yang sedang mengembangkan media sosial. Terbukti, banyak orang mengenal SD Muhammadiyah Parakan dari media sosial, tidak hanya karena prestasinya.
“Ini manfaatnya besar sekali untuk sekolah. Terutama untuk mendorong kenaikan jumlah siswa pendaftar,” tandas Arfian. (janu)
