Minggu, 27 September 2026
ID EN AR
ID EN AR
Home > Berita

Perkuat Kiprah Global, EMT Muhammadiyah Bersiap Jalani Verifikasi WHO

Oleh admin • • 3 Menit Min
Perkuat Kiprah Global, EMT Muhammadiyah Bersiap Jalani Verifikasi WHO

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah bersiap menjalani proses verifikasi internasional oleh World Health Organization (WHO) pada 18-19 Oktober 2025.

Langkah ini menjadi momentum penting bagi Muhammadiyah dalam meneguhkan kiprah kemanusiaan di sektor global melalui layanan medis tanggap bencana yang berstandar internasional.

Ketua Bidang EMT MDMC dr. Corona Rintawan mengungkapkan bahwa proses menuju verifikasi ini telah melalui proses yang panjang dan telah dipersiapkan dengan serius sejak beberapa tahun lalu. Persiapan ini, ungkapnya telah dilakukan sejak tahun 2020, namun proses verifikasinya sempat tertunda akibat adanya pandemi Covid 19.

“Setelah Muktamar Muhammadiyah di Surakarta, semangat untuk melanjutkan verifikasi kembali menguat. Indonesia yang awalnya berada di bawah South East Asia Regional Office, sekarang berganti ke West Pacific Regional Office (WPRO). Maka dengan adanya perubahan itu, akhirnya kemarin WHO Pro memutuskan untuk mulai progress lagi untuk mengupdate kita melalui proses pre verifikasi di bulan Juli,” terang dr.Corona ketika ditemui pada Jumat (17/10).

dr. Corona juga menambahkan bahwa dalam proses pra verifikasinya, EMT Muhammadiyah mendapat dukungan penuh dari Robert Koch Institute (RKI) Jerman yang bekerja sama dengan I.S.A.R Jerman. Kolaborasi tersebut memperkuat kapasitas EMT Muhammadiyah dalam memenuhi berbagai standar global yang ditetapkan WHO.

“Selama tiga tahun ini kami juga mendapat banyak support dari Robert Koch Institute (RKI) dan I.S.A.R Germany. Hingga akhirnya, di bulan Juli lalu, kami dianggap telah siap untuk melangkah ke tahap verifikasi internasional yang akan diselenggarakan Sabtu dan Minggu besok,” tambahnya.

Persiapan Matang dan Standarisasi Layanan Medis Kebencanaan

Menjelang momentum penting dalam peningkatan standarisasi internasional oleh WHO, dr.Corona menjelaskan bahwa tim EMT Muhammadiyah telah melakukan berbagai persiapan teknis mulai dari standar operasional prosedur (SOP), kelengkapan logistik, hingga peralatan medis secara menyeluruh.

Ia juga mengungkap bahwa timnya telah melaksanakan gladi lapang yang telah terselenggara di 15-17 September yang lalu sebagai bentuk simulasi kesiapan. Komitmen inilah yang tentunya menjadi satu langkah konsisten dari Muhammadiyah untuk memastikan layanan kesehatan kebencanaan yang cepat, efektif, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.

“Sejak 2016, MDMC telah menjadi bagian dari Emergency Medical Team Supportive Initiative Working Group, yang berada di bawah koordinasi WHO. Bahkan hingga kini, MDMC menjadi satu-satunya lembaga di Indonesia yang menjadi mitra resmi WHO dalam isu-isu terkait EMT ini,” tuturnya.

Dengan tujuan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat penyitas bencana, serta komitmen untuk terus melakukan peningkatan standarisasi, dr.Corona berharap Muhammadiyah melalui EMT dapat terus berkembang dan memberikan pengabdiannya di sektor kebencanaan secara nasional maupun internasional.

“Untuk memastikan pelayanan terbaik, maka standarnya juga harus sesuai. Dengan begitu, kita bisa dapat lebih berperan untuk menyejahterakan bangsa. Usaha-usaha ini tentunya juga tidak mudah dan memerlukan pengorbanan yang tidak sedikit. Tapi disinilah nilai pengabdian itu berada, dan kita di Muhammadiyah harus terus berusaha melakukan yang terbaik di semua sektor,” ungkap dr.Corona.

Proses verifikasi internasional yang akan di uji langsung oleh WHO, menjadi momentum bersejarah bagi EMT Muhammadiyah untuk meneguhkan perannya secara profesional dan berstandar global. Dengan kolaborasi di semua lini, serta semangat menolong sesama, memuliakan kehidupan, Muhammadiyah terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan tanggap bencana yang unggul dan terstandarisasi, baik secara nasional ataupun secara global. (Bhisma)

Tinggalkan Balasan