Minggu, 27 September 2026
ID EN AR
ID EN AR
Home > Berita

LAZISMU Maroko dan Turki Kuatkan Peran Amil Zakat di Ranah Internasional

Oleh admin • • 2 Menit Min
LAZISMU Maroko dan Turki Kuatkan Peran Amil Zakat di Ranah Internasional

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MAROKO – Sebagai upaya memeperkuat ikatan, jaringan dan peningkatan efektivitas pengelolaan zakat di ranah Internasional, LAZISMU Maroko dan LAZISMU Turki mengadakan studi banding secara daring. Agenda ini juga merupakan sebuah wadah bagi kedua pihak untuk saling berbagi informasi, pengalaman dan strategi dalam menjalankan program-program amil zakat di luar negeri, khususnya di kawasan diaspora.

Memasuki sesi diskusi, Muhammad Dihya Rafi Akhtar selaku pihak LAZISMU Maroko memaparkan bahwa diskusi interaktif yang dilakukan kedua pihak mampu menghasilkan usulan-usulan dan solusi yang konstruktif terhadap program-program yang di jalankan oleh LAZISMU dalam lingkup internasional.

“Perlu adanya jaringan LAZISMU di berbagai negara, mendorong individu untuk berperan aktif sebagai agen sosial dan dakwah. Selain itu, digitalisasi fundraising juga menjadi perhatian utama, di samping penguatan strategi komunikasi melalui konten-konten yang lebih menarik dan tidak monoton di mata para muzakki,” ujar Dihya pada agenda study banding daring yang diadakan pada Jumat, (10/10).

Selanjutnya, Dihya juga turut menekankan bahwa untuk mewujudkan strategi komunikasi yang efektif untuk penyebaran dakwah, para amil perlu untuk bersikap adaptif dan bersikap baik dalam berinteraksi dengan masyarakat.

“Para amil juga harus bersikap fleksibel, adaptif, dan mampu memposisikan diri secara baik dalam berinteraksi dengan masyarakat setempat. Dengan begitu, strategi untuk menjadi agen sosial dan menyebarkan dakwah secara internasional dapat semakin mudah dan diperluas,” imbuhnya.

Sebagai informasi, LAZISMU Turki dalam pemaparan programnya turut memperkenalkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan. Di antaranya, program kurban internasional. jumat berkah, ziska talks, dan program ramadhan rutin, dan pelayanan sosial untuk masyarakat Indonesia di Turki.

Studi banding yang digelar secara daring ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara LAZISMU di berbagai negara. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kedua lembaga optimistis mampu menjalankan amanah secara maksimal serta memberikan kontribusi nyata bagi umat melalui program-program yang relevan, inspiratif, dan berkelanjutan. (Bhisma)

Tinggalkan Balasan