Jumat, 2 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

Perkuat Kepemimpinan Mudir, Muhammadiyah Dorong Pesantren Jadi Penggerak Perubahan

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Perkuat Kepemimpinan Mudir, Muhammadiyah Dorong Pesantren Jadi Penggerak Perubahan

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PURWOKERTO – Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan Lazismu dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Perubahan bagi Mudir Pesantren Muhammadiyah.

Agenda yang digelar di Asrama Unggulan Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kompetensi dan kapasitas kepemimpinan para mudir agar semakin siap menghadapi berbagai dinamika dan tantangan pengelolaan.

Dengan diikuti oleh 100 mudir Pesantren Muhammadiyah dari berbagai wilayah Indonesia, para peserta tak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep manajemen perubahan, tetapi juga diajak untuk memetakan problem, peluang, dan tantangan yang dihadapi pesantren. Peserta turut mendalami berbagai model perubahan, strategi menghadapi resistensi, serta pentingnya mengoptimalkan peran agen perubahan di lingkungan pesantren.

Untuk menunjang hal itu, Ketua LP2 PP Muhammadiyah, Maskuri, menekankan bahwa tanta kelola yang terencana dan dijalankan secara baik akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan pesantren.

“Perlu dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari persyarikatan penyelenggara, kepala sekolah, musyrif, orang tua, hingga para santri yang menjalani proses pendidikan dan pembinaan selama 24 jam di lingkungan pesantren,” jelas Maskuri pada agenda yang berjalan Rabu-Sabtu, (19-22/8).

Selanjutnya ia juga menyebut bahwa hal itu bukan sekadar ruang pembelajaran, namun pelatihan turut diarahkan agar para mudir mampu menerjemahkan gagasan perubahan menjadi langkah nyata di pesantren.

“Rencana perubahan tersebut dapat mencakup berbagai aspek mulai dari visi, misi, tujuan dan strategi, struktur organisasi, budaya pesantren, kurikulum, bahan ajar, sumber daya manusia, tata kelola kepengasuhan, keuangan, hingga pengembangan sarana dan prasarana,” tekannya.

Sementara itu, Wakil Rektor UMP, Ikhsan Mujadid turut menyambut baik pelaksanaan agenda strategis ini yang diselenggarakan di lingkungan UMP. Ia turut menambahkan bahwa UMP akan terus berkomitmen mendukung usaha-usaha pengembangan Pesanten Muhammadiyah baik dalam segi penguatan sumber daya manusia, hingga ikhtiar-ikhtiar dalam rangka menjawab persolan dan tantangan zaman yang dihadapi oleh pesantren.

Rangkaian kemudian dilengkapi dengan pembelajaran dan agenda kunjungan ke Pesantren Zam-Zam Muhammadiyah Cilongok. Melalui pelatihan manajemen perubahan ini, para mudir diharapkan semakin mampu mengambil peran sebagai penggerak dan motor perubahan yang terencana, efektif, serta berkelanjutan. (Bhisma)

Tinggalkan Balasan