MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – TK ABA Semesta menyelenggarakan silaturahim perdana bersama orang tua dan wali murid dalam rangka menyambut Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung di Gedung TK ABA Semesta pada Sabtu (4/7) ini menjadi momentum awal mempererat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Rektor Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta sekaligus Koordinator Penerimaan Murid Baru TK ABA Semesta, Warsiti, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh orang tua dan peserta didik baru yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar TK ABA Semesta.
Dalam sambutannya, Warsiti mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme masyarakat terhadap kehadiran TK ABA Semesta. Pada tahun ajaran pertamanya, sekolah tersebut berhasil menerima 43 peserta didik yang terdiri atas Kelompok Bermain (KB), Kelas A, dan Kelas B.
“Alhamdulillah, ini merupakan pencapaian awal yang sangat baik. Bahkan untuk tahun ajaran berikutnya, kami telah menerima sebanyak 103 calon peserta didik yang melakukan inden. Hal ini menjadi amanah besar bagi kami untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas,” ungkap Warsiti.
Warsiti turut menilai bahwa untuk mendukung keberhasilan pendidikan anak, maka tidak hanya sekolah saja yang berperan, melainkan keluarga juga memegang peranan krusial. Peranan lembaga pendidikan dan keluarga dalam hal ini harus berjalan beriringan dengan proses pembelajaran di sekolah.
“Kami berharap keberhasilan pendidikan ini tidak hanya diwujudkan oleh kami di sekolah, tetapi juga melalui keterlibatan keluarga. Sinergi yang baik antara sekolah dan orang tua akan menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan mendukung perkembangan anak secara optimal,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala TK ABA Semesta, Sofia Amalia, memaparkan arah pengembangan sekolah melalui 3 pilar utama yaitu: “Pray, Play, and Lead the Future.” Menurutnya, ketiga pilar tersebut menjadi fondasi dalam membangun karakter sekaligus mengoptimalkan seluruh aspek perkembangan anak usia dini. Sofia menjelaskan bahwa pendidikan di TK ABA Semesta tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga diarahkan untuk mengembangkan kemampuan kognitif, bahasa, sosial-emosional, motorik, serta penguatan nilai-nilai keimanan dan keagamaan secara seimbang.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. Anak-anak tidak hanya diajak untuk belajar, tetapi juga diajak untuk bermain kreatif, dibiasakan beribadah, dan dididik untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak usia dini,” jelas Sofia.
Melalui kegiatan silaturahim ini, para orang tua juga memperoleh pemaparan mengenai program pembelajaran, budaya sekolah, sistem pendampingan peserta didik, serta pola komunikasi dan kolaborasi yang akan diterapkan sepanjang proses pembelajaran. Dengan demikian, diharapkan akan terbangun kesamaan visi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Silaturahim perdana tersebut sekaligus menegaskan komitmen TK ABA Semesta untuk menghadirkan layanan pendidikan anak usia dini yang unggul, Islami, dan berkemajuan. Berlandaskan semangat kolaborasi antara guru dan keluarga, TK ABA Semesta berharap dapat melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, kreatif, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. (Bhisma)






