Senin, 5 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

Manajemen Profesional Jadi Kunci Sekolah Muhammadiyah Meningkatkan Mutu dan Daya Saing

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Manajemen Profesional Jadi Kunci Sekolah Muhammadiyah Meningkatkan Mutu dan Daya Saing

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MAKASSAR – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Irwan Akib mengatakan bahwa sekolah Muhammadiyah dituntut melakukan transformasi tata kelola dengan meninggalkan pola pengelolaan tradisional menuju manajemen yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada mutu. Langkah tersebut dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar sekolah-sekolah Muhammadiyah mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Penegasan tersebut mengemuka dalam pembahasan mengenai arah pengembangan pendidikan Muhammadiyah yang menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan.

“Transformasi tidak cukup dilakukan pada aspek pembelajaran, tetapi juga harus menyentuh sistem manajemen, kepemimpinan, tata kelola sumber daya manusia, hingga budaya organisasi,”ujar Irwan Sabtu (25/7) dalam Rapat Koordinasi Wilayah Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel.

Sekolah Muhammadiyah dipandang tidak lagi dapat dikelola hanya berdasarkan kebiasaan atau pengalaman semata. Persaingan yang semakin ketat menuntut setiap sekolah memiliki perencanaan strategis, target yang terukur, sistem evaluasi yang berkelanjutan, serta kepemimpinan yang mampu menggerakkan seluruh potensi sekolah.

“Manajemen profesional juga berarti membangun budaya kerja yang akuntabel, transparan, dan berbasis kinerja. Dengan tata kelola yang baik, sekolah Muhammadiyah diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat,”jelasnya.

Selain aspek manajerial, pengembangan sumber daya manusia menjadi faktor yang tidak kalah penting. Kepala sekolah dan guru dituntut terus meningkatkan kompetensi kepemimpinan, kemampuan pedagogik, literasi digital, serta inovasi pembelajaran agar mampu menghadapi perubahan zaman.

Transformasi tersebut sejalan dengan semangat tajdid Muhammadiyah yang sejak awal berdirinya dikenal sebagai pelopor pembaruan pendidikan Islam di Indonesia.

“Semangat berkemajuan itu perlu terus diaktualisasikan melalui sistem pendidikan yang modern tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam dan ideologi Persyarikatan,”tegasnya.

Di sisi lain, profesionalisme tidak boleh menghilangkan ruh kaderisasi Muhammadiyah. Pengelolaan sekolah yang modern harus tetap berpijak pada misi dakwah dan pembentukan karakter, sehingga lahir lulusan yang unggul secara akademik, berakhlak mulia, serta memiliki komitmen terhadap nilai-nilai Islam Berkemajuan.

Tinggalkan Balasan