MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang masih melanda. Dari Sumatera sampai timur Jawa. Relawan Muhammadiyah diharap terus berjaga. Kesiapsiagaan harus makin ditingkatkan, terutama di beberapa wilayah di Pulau Jawa.
Ketua Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Budi Setiawan, meminta relawan Muhammadiyah bersama segenap elemen masyarakat untuk selalu waspada.
Khususnya, yang berada di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Sebab, saat ini banyak dari relawan Muhammadiyah masih mendampingi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Maka pada hari ini saya mengingatkan lagi, memperkuat kepada relawan-relawan MDMC dan relawan Muhammadiyah di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur untuk tetap berbagi tugas mengingat waspada adanya bencana hidrometeorologi yang terjadi di sebagian wilayah Jawa,” ujar Budi seperti dalam video yang diterima pada Senin (26/1).
Kemarin, lanjut Budi, baru saja terjadi longsor yang cukup dahsyat di Bandung Barat. Karenanya, ia mengimbau relawan Muhammadiyah di Jawa Barat untuk tetap memperhatikan kegiatan penanggulangan bencana di regionalnya.
“Kepada saudara-saudara relawan di Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan sekitarnya untuk bahu-membahu bersama lembaga-lembaga yang lain membantu menolong saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” pesan Budi.
Demikian juga bencana yang tengah melanda beberapa provinsi lain seperti Banten. “Oleh karena itulah, saudara-saudara tetap harus memperhatikan kegiatan tanggap darurat di wilayahnya masing-masing,” terangnya.
Pesan ini juga ditujukan untuk relawan dan masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Terutama di jajaran pantai utara. Budi menilai banjir kemungkinan besar masih dapat terjadi. Juga untuk wilayah Yogyakarta yang beberapa hari kemarin terjadi angin kencang yang menimbulkan korban jiwa.
“Untuk itulah, saudara-saudara para relawan MDMC tetap siaga, menghimpun tenaga, menghimpun dana, bekerja sama dengan semua elemen untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” tegas Budi. (janu)






