Selasa, 3 November 2026
ID EN AR
ID EN AR

Delegasi Bangsamoro Terinspirasi Gerakan Kerelawanan dan Pelayanan Sosial Muhammadiyah

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Delegasi Bangsamoro Terinspirasi Gerakan Kerelawanan dan Pelayanan Sosial Muhammadiyah

MUHAMMADIYAH.OR.ID , JAKARTA – Sebanyak 11 delegasi Parlemen Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao (BARMM), Filipina Selatan, mengunjungi Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Jakarta, pada Senin (2/11), untuk mempelajari pengalaman dan kontribusi Muhammadiyah dalam pelayanan masyarakat.

Kedatangan delegasi Bangsamoro diterima Sekretaris Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah, Yayah Khisbiyah, sebagai bagian dari agenda benchmarking selama beberapa hari di Jakarta.

Selain PP Muhammadiyah, rombongan juga mengunjungi sejumlah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), salah satunya Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih, untuk melihat langsung praktik pelayanan Muhammadiyah di bidang kesehatan dan sosial.

Dalam pertemuan tersebut, Yayah memaparkan peran Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam mendorong transformasi sosial melalui pendidikan, kesehatan, pelayanan kemanusiaan, dan gerakan kerelawanan.

“Para kader Muhammadiyah memberikan sumbangsih berupa dana, tenaga, pikiran, dan waktu untuk perbaikan komunitas,” ungkap Yayah.

Ia juga menjelaskan keterlibatan Muhammadiyah dalam International Contact Group (ICG) sejak awal 2000-an untuk mendukung proses perdamaian di Bangsamoro, Filipina Selatan, hingga penandatanganan Comprehensive Agreement on the Bangsamoro pada 2014.

Sementara itu, Kepala Delegasi, Jehan Diron Alangca-Madid, mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam pelayanan sosial, kesehatan, dan pendidikan.

“Kami sangat terinspirasi dengan kontribusi luar biasa Muhammadiyah dalam pelayanan sosial, kesehatan, dan pendidikan,” ujarnya.

Jehan secara khusus menyoroti semangat kerelawanan warga Muhammadiyah yang dinilainya menjadi kekuatan dalam melayani masyarakat.

“Hal yang paling menarik bagi saya adalah semangat kerelawanan para anggota Muhammadiyah dalam melayani masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap pengalaman dan kerja sama Muhammadiyah dengan Bangsamoro dapat terus dikembangkan melalui berbagai pertemuan dan kolaborasi pada masa mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Yayah menyambut baik peluang kunjungan balasan dan pertukaran pengalaman antara Muhammadiyah dan Bangsamoro sebagai ruang belajar bersama.

“Kita sama-sama belajar karena kita saudara serumpun dan diikat oleh satu kemanusiaan,” pungkasnya. (Taufik)

Tinggalkan Balasan