MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menghadiri sekaligus melakukan Groundbreaking SMP Muhammadiyah Sampen Universal School (MSUS), Rabu (21/10).
Groundbreaking SMP MSUS yang dalam proyeknya dinaungi langsung oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) ini berlokasi di kawasan Banyuraden, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan akan dibangun di lahan seluas 8600 m2
Haedar Nashir dalam amanatnya menyampaikan bahwa agenda pembangunan SMP MSUS ini merupakan ikhtiar Muhammadiyah untuk terus membangun pendidikan. Haedar menyatakan bahwa kehidupan masyarakat yang semakin dinamis harus ditopang dengan pembinaan dan peningkatan kualitas pemikiran masyarakat itu sendiri.
Ia turut menambahkan bahwa pembangunan SMP MSUS ini lahir dari respons cepat Muhammadiyah terhadap tingginya kepercayaan dan ekspektasi masyarakat tentang pembangunan pendidikan di Muhammadiyah.
“Belum satu tahun TK ABA Semesta dan SD MSUS berdiri dan menerima siswa barunya, tapi sudah ada banyak tuntutan dan pertanyaan masyarakat setelah dari MSUS, SMP nya kemana? Jadi ini luar biasa sekali antusiasme dari masyarakat terhadap pendidikan di Muhammadiyah,” jelas Haedar.
Maka dari itu, di tengah tingginya tuntutan dan kepercayaan masyarakat terhadap Muhammadiyah, Haedar menyebut fenomena ini merupakan suatu penanda bahwa setiap hal baik yang berkualitas akan selalu menginspirasi kebaikan yang berkelanjutan.
“Setiap keunggulan yang kita capai itu hasil dari perjuangan yang mujahadahnya panjang dan jangan merasa bahwa kesuksesan ini adalah kesuksesan yang instan,” tutur Haedar.
“Dan percaya bahwa Muhammadiyah itu hadir tidak untuk Muhammadiyah. Muhammadiyah hadir untuk kemaslahatan umat, untuk kemaslahatan bangsa, dan untuk kemaslahatan kemanusiaan semesta,” tambahnya.
Sementara Kepala SMP MSUS, Bachtiar Dwi Kurniawan, menegaskan komitmen jajaran MSUS untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan guna mendukung pembangunan dan penyelenggaraan sekolah. Kehadiran SMP MSUS diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam menyediakan layanan pendidikan berkualitas yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Bachtiar juga mengungkapkan bahwa pengembangan MSUS tidak berhenti pada pembangunan jenjang sekolah menengah pertama. Kawasan seluas 8.600 meter persegi tersebut diproyeksikan menjadi kompleks pendidikan MSUS yang terintegrasi dengan pengembangan jenjang pendidikan di MSUS. Pembangunan SMP MSUS ditargetkan rampung pada Juli 2027. Setelah itu, sekolah akan terus melakukan pengembangan hingga kepada proyeksi pembangunan SMA MSUS yang berdiri di lahan yang sama. (bhisma)






