Senin, 5 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

Keluarga adalah Fondasi Utama Membangun Peradaban Bangsa

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Keluarga adalah Fondasi Utama Membangun Peradaban Bangsa

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAWA BARAT — Krisis moral dan berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini kerap berakar dari lemahnya fondasi etika. Karena itu, penanaman nilai dan pendidikan karakter tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada jenjang pendidikan formal, tetapi perlu dimulai sejak dini dari lingkungan keluarga dan rumah sebagai basis pendidikan yang pertama dan utama.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Busyro Muqoddas, dalam Gerakan Subuh Mengaji bertema “Daulat Rumah Tangga Pilar Utama Daulat Negara” yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah (PW) ‘Aisyiyah Jawa Barat secara daring melalui TVMu, Senin (5/10).

Dalam paparannya, Busyro menekankan bahwa keteladanan keluarga memegang peran sentral dalam membentuk kepribadian anak sejak usia dini. Nilai-nilai integritas seperti kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab, menurutnya, perlu ditanamkan secara nyata melalui kebiasaan sehari-hari di dalam rumah.

“Keteladanan orang tua dalam bersikap jujur dan transparan sehari-hari akan menjadi perisai mental yang paling kokoh bagi anak ketika mereka kelak terjun ke tengah masyarakat,” ujar Busyro.

Lebih lanjut, Busyro menjelaskan bahwa dampak pendidikan usia dini tidak hanya berhenti pada pembentukan individu yang berakhlak. Dalam jangka panjang, kebiasaan positif yang terus ditanamkan dan dipupuk sejak dalam keluarga akan membentuk kesadaran kolektif yang berdampak luas terhadap ketahanan sosial, kepedulian terhadap sesama, hingga kemandirian ekonomi umat di tingkat akar rumput.

“Ketika kejujuran ditanamkan sejak dini di rumah, maka buahnya di masa depan adalah lahirnya tatanan sosial dan ekonomi yang bersih, adil, serta berintegritas. Keluarga adalah pabrik utama peradaban yang menentukan arah masa depan bangsa ini,” tambahnya.

Oleh karena itu, penguatan ruang keluarga sebagai pusat pendidikan usia dini menjadi investasi strategis dalam membangun peradaban bangsa. Busyro menyebut, sinergi antara keteladanan di rumah dan lingkungan sosial diyakini mampu melahirkan generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan integritas yang kuat. (Alam)

Tinggalkan Balasan