Kamis, 1 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

Hadapi Era AI, PusdiklatMu Perkuat Strategi Komunikasi dan Reputasi Digital

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Hadapi Era AI, PusdiklatMu Perkuat Strategi Komunikasi dan Reputasi Digital

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Muhammadiyah (PusdiklatMu) resmi menyelenggarakan Pelatihan Strategi Komunikasi dan Reputasi Digital yang diikuti 27 peserta dari 16 institusi pada 23–24 September 2026 di Gedung Dasron Hamid Research and Innovation Center, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Peserta berasal dari berbagai latar belakang institusi, mulai dari perguruan tinggi, organisasi Muhammadiyah, lembaga pendidikan, lembaga kesehatan, hingga perusahaan.

Para peserta berasal dari PWM Jawa Tengah, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, BBPPMPV Seni dan Budaya, RS PKU Boyolali, CV Edukarya Ekosistem, Pusdiklat PKU Muhammadiyah Jakarta, SD Muhammadiyah Sokonandi, SD Muhammadiyah Kadisoko, Sekolah Alkausar Temanggung, SD Muhammadiyah Sepen, SMP Muhammadiyah 7 Paciran, dan Yayasan Satunama Yogyakarta.

Acara dibuka langsung oleh Sarjilah selaku Direktur PusdiklatMu. Sarjilah menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan antusias. Pelatihan ini bukan sekadar untuk meningkatkan kapasitas diri, melainkan untuk memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Ditambah lagi, di era disrupsi teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) saat ini, Sarjilah menilai bahwa tantangan berada pada bagaimana memanfaatkan AI secara bijak untuk kemajuan bangsa.

“Apa pun perannya, kita semua memikul tanggung jawab strategis untuk menjadikan lembaga sebagai pelopor solusi dan mitra tepercaya di tengah masyarakatIa menekankan bahwa manfaat pelatihan diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat memberikan dampak yang lebih luas,” ujar Sarjilah seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima redaksi pada Rabu, (30/9).

Selama dua hari, peserta mengikuti pembelajaran sebanyak 22 Jam Pelajaran (JP) efektif. Rangkaian kegiatan dimulai dengan Digital Radar yang membahas lanskap komunikasi digital, dilanjutkan dengan Uniqueness Hunt mengenai keunikan institusi, serta Story DNA Lab yang membahas nilai, positioning, dan storytelling.

Pembelajaran kemudian berlanjut pada Trust Shield mengenai pengelolaan dan pemeliharaan reputasi. Pada hari kedua, peserta mengikuti Enrollment Hack mengenai funnel PPDB/PMB dan KPI komunikasi, AI Truce mengenai pemanfaatan AI dalam percepatan konten dan visibilitas, serta Content Magnet mengenai strategi konten dan media sosial.

Materi tersebut disampaikan oleh sejumlah narasumber, yakni Iman Sumarlan, Iwan, Eka Anisa Sari, Lukman Hakim, dan M. Najih Farihanto, dengan dukungan tim pendamping dalam sesi Launchpad/Capstone.

Tidak berhenti pada pemahaman materi, peserta juga diarahkan untuk menghasilkan rencana yang dapat diterapkan setelah pelatihan. Pada sesi Launchpad/Capstone, peserta mengintegrasikan hasil pembelajaran selama dua hari ke dalam Rencana Tindak Lanjut (RTL) dan roadmap implementasi 90 hari untuk institusi masing-masing.

Rencana tersebut kemudian dipresentasikan untuk mendapatkan umpan balik dari fasilitator. Dengan pendekatan tersebut, pelatihan tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk menyusun langkah konkret sesuai kebutuhan institusinya.

Terakhir, PusdiklatMu berharap bahwa hasil pelatihan dapat menjadi bahan untuk mengembangkan institusi. Selain itu, melalui pertemuan peserta dari berbagai institusi dan latar belakang, PusdiklatMu membuka ruang pertukaran pengalaman sekaligus mendorong penerapan strategi komunikasi dan reputasi digital secara lebih kontekstual di lingkungan masing-masing. (Bhisma)

Tinggalkan Balasan