MUHAMMADIYAH.OR.ID, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyatakan dukungan dan kesiapannya menyambut peserta Tanwir Muhammadiyah yang akan berlangsung di Kota Palu pada 13-15 November 2026.
Hal tersebut disampaikan Anwar saat menerima kunjungan jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tengah di Rumah Jabatan Gubernur Siranindi, Jalan Prof. Moh. Yamin, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, pada Ahad (18/10).
Rombongan PWM Sulawesi Tengah dipimpin Ketua PWM Amin Parakkasi, didampingi Sekretaris Mulkus. Turut hadir Rektor Universitas Muhammadiyah Palu Rajindra, beserta jajaran Wakil Rektor dan Sekretaris universitas.
Dalam pertemuan tersebut, PWM Sulawesi Tengah menyerahkan batik Tanwir kepada Anwar Hafid. Batik bermotif daun kelor itu langsung dikenakan gubernur sebelum sesi foto bersama.
Anwar Hafid mengapresiasi desain batik Tanwir yang mengangkat kearifan lokal Sulawesi Tengah. Menurutnya, penggunaan motif kelor menjadi salah satu bentuk pengenalan kekayaan daerah melalui penyelenggaraan agenda nasional Muhammadiyah.
“Luar biasa ini batik Tanwir karena mengangkat kearifan lokal di Sulteng,” ujarnya.
Selain mengapresiasi batik Tanwir, Anwar menyampaikan bahwa penyelenggaraan Tanwir Muhammadiyah di Palu berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran warga Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia diperkirakan turut menggerakkan sejumlah sektor, mulai dari pariwisata, transportasi, hingga kuliner.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam menyukseskan agenda tersebut melalui koordinasi dengan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Anwar mengagendakan rapat koordinasi bersama jajaran PWM Sulawesi Tengah dan SKPD terkait pada Selasa mendatang. Rapat tersebut direncanakan berlangsung di lokasi utama penyelenggaraan Tanwir, yakni Universitas Muhammadiyah Palu, untuk menginventarisasi kebutuhan dan mematangkan persiapan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah.
Ketua PWM Sulawesi Tengah, Amin Parakkasi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan gubernur terhadap persiapan Tanwir Muhammadiyah.
Menurutnya, keseriusan Anwar Hafid terlihat dari langkah cepat pemerintah provinsi dalam menjadwalkan rapat koordinasi bersama untuk membahas kesiapan penyelenggaraan Tanwir.
Ia menilai langkah tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung agenda Muhammadiyah sekaligus menyukseskan kegiatan nasional yang akan membawa banyak peserta ke Sulawesi Tengah.
Pada kesempatan itu, Amin juga menyampaikan apresiasi atas berbagai program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang manfaatnya telah dirasakan warga Muhammadiyah dan perguruan tinggi Muhammadiyah, khususnya program Berani Cerdas.
Program tersebut dinilai memberikan manfaat bagi mahasiswa, termasuk mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palu, dalam mendukung akses pendidikan tinggi.
Pembukaan Tanwir Muhammadiyah dijadwalkan berlangsung pada 13 November 2026 dan direncanakan dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebagai forum permusyawaratan tertinggi kedua setelah Muktamar, Tanwir menjadi momentum penting bagi Muhammadiyah untuk membahas berbagai persoalan keumatan, kebangsaan, serta arah gerakan persyarikatan.






