Selasa, 22 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

Pelajar Muhammadiyah Diajak Melampaui Batas Diri dan Berburu Peluang Global

Oleh timredaksi 3 Menit Min
Pelajar Muhammadiyah Diajak Melampaui Batas Diri dan Berburu Peluang Global

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Muhammadiyah merupakan organisasi besar yang turut menaruh perhatian besar dalam usaha-usahanya mengembangkan sektor pendidikan dan sumber daya manusianya.

Melalui agenda Inspiring Talk yang digelar oleh Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) dengan tajuk “Beyond Borders: Membuka Peluang Studi dan Pengembangan Diri di Tingkat Global”, Muhammadiyah melalui salah satu ortomnya turut berupaya dalam usaha-usaha tersebut.

Dalam kesempatan ini, Zain Maulana yang merupakan Sekretaris Lembaga Hubungan Kerjasama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah, hadir membagikan pengalaman berharga serta motivasi dalam meraih impian beasiswa luar negeri.

Dalam pemaparannya, Zain yang juga merupakan Dosen Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini menekankan pentingnya generasi muda untuk merawat mimpi dan melampaui batas diri demi meraih peluang dan cita-citanya.

“Kita harus beyond the borders, melampaui batas bukan hanya dalam arti kita harus ke luar negeri, tapi lebih dari itu yaitu melampaui batas diri kita masing-masing apapun mimpi tersebut,” ucap Zain dalam acara yang digelar di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jl. Kiai Haji Ahmad Dahlan, Sabtu siang (29/8).

Berbasis pengalaman yang ditempuhnya dalam masa study dan karirnya, Zain Maulana memberikan motivasi penting bahwa para pemuda jangan pernah merasa berkecil hati atas potensi dirinya. Maka hal terpenting disini adalah berani untuk terus melangkah sekecil dan sebesar apapun itu dan selalu rajin dalam merawat mimpi.

“Bukan hanya bisa bermimpi, tapi rawatlah dia. Merawat mimpi itu tidak mudah karena kita akan dibenturkan dengan kondisi-kondisi yang seringkali mimpi itu akhirnya kita kubur sendiri,” ungkapnya.

Kemudian poin kedua yang turut ditegaskannya adalah tentang beragamnya arus informasi yang beredar. Dalam hal ini ia menganologikan bahwa informasi khususnya tentang peluang dan beasiswa bagaikan sebuah “Musim Mangga”. Artinya, di zaman serba teknologi ini, informasi perihal peluang dan beasiswa begitu banyak dan beragam.

“Nah di musim mangga itu semua pohon berbuah lebat, namun terkadang hanya sebagian besar orang yang hanya melihat dan menunjuknya saja tanpa ada upaya nyata untuk mengambilnya. Hanya sedikit yang berusaha mengambil batu atau kayu supaya mangganya jatuh,” jelas Zain.

Berlandaskan pengalaman dan motivasinya itu, Zain menyimpulkan bahwa dalam meraih mimpi itu tidaklah mudah dan perlu adanya proses yang dinilainya berat namun jika hal itu tercapai, maka itu akan dapat terbayar lunas.

“Jalan beasiswa itu jalan berdarah-darah. Tapi nikmati saja proses itu. Dia akan terbayarkan ketika kita sudah dapat. Tapi perlu kita ingat pesan Ahmad Dahlan bahwa sebesar apapun kita nanti, tetap kembalilah ke Muhammadiyah,” pungkas Zain.

Agenda Inspiring Talk ini turut dihadiri oleh seluruh kader IPM dari tingkat pusat hingga tingkatan daerah dan sekolah. Selain Zain Maulana, acara yang digelar PP IPM bersama LHKI PP Muhammadiyah ini turut menghadirkan 2 narasumber yaitu Brilliant Dwi Izzulhaq yang merupakan Awardee LPDP Master of Educational Leadership UNSW, dan Nayla Ilma Kauna selaku Awardee Summer University in Rusia 2026.

Melalui kegiatan tersebut, PP IPM dan LHKI PP Muhammadiyah berharap semangat untuk berani bermimpi, mengembangkan kapasitas diri, serta memanfaatkan berbagai peluang global dapat terus tumbuh di kalangan pelajar Muhammadiyah. Lebih dari sekadar mengejar kesempatan studi ke luar negeri, para kader diharapkan mampu menjadikan pengalaman dan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk kembali berkontribusi bagi persyarikatan, bangsa, dan masyarakat. (Bhisma)

Tinggalkan Balasan