Jumat, 25 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

Karya Abdul Mu’ti tentang Pluralisme dan Pendidikan Masuk Koleksi Perpustakaan Oxford

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Karya Abdul Mu’ti tentang Pluralisme dan Pendidikan Masuk Koleksi Perpustakaan Oxford

MUHAMMADIYAH.OR.ID, UK – Dua karya buku yang ditulis oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti resmi diterima sebagai koleksi perpustakaan di Oxfor Centre for Islamic Studies (OCIS), Inggris.

Kedua buku karya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI) tersebut berjudul Kristen Muhammadiyah: Mengelola Pluralitas Agama dalam Pendidikan dan yang kedua buku dengan judul Pluralisme Positif: Gagasan dan Pengalaman Muhammadiyah dalam Pendidikan. Kedua buku ini menghadirkan tema yang menjadi perhatian kajian Islam kontempurer di tingkat internasional, yaitu tentang bagaimana lembaga keagamaan mengelola keberagaman dalam praktik sehari-hari.

Dalam prosesnya, kedua karya tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia Ince Dian Aprilyani Azir, bersama Sekretaris PCIM Britania Raya dan Irlandia, Susana Widyaningsih. Sedangkan, pihak PCIM sendiri diterima langsung oleh Direktur OCIS Farhan Nizami, sebelum buku diserahkan kepada Kepala Perpustakaan OCIS Wassilena Sekulova.

Menariknya, dalam salah satu buku Abdul Mu’ti yang membahas tentang Kristen Muhammadiyah, mendapat sorotan khusus dari Direktur OCIS. Ia mengungkap, dalam kata pengantar buku tersebut ditulis oleh Alm. Azyumardi Azra seorang akademisi terkemuka dari Indonesia yang pernah menjalani fellow di OCIS pada tahun 1994 hingga 1995 dan tercatat dalam dewan penyunting Journal of Islamic Studies yang diterbitkan lembaga tersebut bersama Oxford University Press.

Melalui momentum tersebut, pihak PCIM Britania Raya (UK) dan Irlandia turut menyampaikan rasa syukurnya. Hal itu karena tidak banyak buku karya akademisi Indonesia yang masuk kedalam koleksi perpustakaan OCIS.

“Kami bersyukur pemikiran salah satu tokoh dan Pimpinan Muhammadiyah kini dapat diakses oleh para akademisi dan peneliti di salah satu pusat kajian Islam terkemuka di Eropa. Tentu ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan khazanah keilmuan Islam berkemajuan secara lebih luas di dunia Internasional,” ujar Ince Dian disampaikan pada Jumat (25/9).

Sebagai penjelas tambahan, Buku Kristen Muhammadiyah ditulis Abdul Mu’ti bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Wamendikdasmen RI) Fajar Riza Ul Haq. Buku ini merupakan hasil penelitian tentang keberadaan siswa dan mahasiswa Kristen dan Katolik di lembaga pendidikan Muhammadiyah, terutama di daerah yang tertinggal, terdepan, dan terluar serta wilayah dengan penduduk Muslim minoritas.

Dalam buku ini juga dijelaskan bagaimana lembaga pendidikan Muhammadiyah mengelola kemajemukan agama tanpa menghilangkan identitas keagamaan masing-masing pihak.

Adapun buku terkait Pluralisme Positif, ditulis Mu’ti bersama dengan Azaki Khoirudin yang mengangkat gagasan dan pengalaman Muhammadiyah dalam membangun kehidupan keberagaman yang inklusif melalui jalur pendidikan.

Selanjutnya, berdiri sejak 1985, OCIS sendiri merupakan lembaga independen kajian Islam dan dunia Muslim yang berafiliasi dengan Universitas Oxford dan berpatron Raja Charles III. Pada tahun 2012, lembaga ini memperoleh Royal Charter dari Ratu Elizabeth II dan tercatat sebagai institusi Muslim pertama di Inggris yang memperoleh pengakuan bergengsi.

Sebagai perpustakaan rujukan, OCIS menerapkan proses seleksi terhadap setiap buku yang diusulkan sebelum ditetapkan menjadi bagian dari koleksinya. Setelah melalui proses katalogisasi, buku-buku tersebut akan dapat ditelusuri melalui SOLO (solo.bodleian.ox.ac.uk), katalog daring perpustakaan-perpustakaan Universitas Oxford, dan dapat diakses langsung oleh para pembaca di ruang baca OCIS. (Bhisma)

Tinggalkan Balasan