Senin, 21 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

EMT Muhammadiyah Dikerahkan, Perkuat Layanan Kesehatan Penyintas Gempa NTT

Oleh timredaksi 2 Menit Min
EMT Muhammadiyah Dikerahkan, Perkuat Layanan Kesehatan Penyintas Gempa NTT

MUHAMMADIYAH.OR.ID, NUSA TENGGARA TIMUR — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengerahkan Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah untuk memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 22 personel EMT Muhammadiyah diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Jumat (21/8) malam. Satu personel lainnya akan menyusul untuk melengkapi tim yang bertugas di wilayah terdampak.

Pengerahan EMT Muhammadiyah dilakukan atas arahan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir, setelah adanya permintaan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar Muhammadiyah turut mengerahkan EMT Internasional untuk mendukung respons kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa di NTT.

Tim yang diberangkatkan merupakan EMT Muhammadiyah yang telah mengikuti proses verifikasi berdasarkan standar World Health Organization (WHO).

Dari 22 personel tersebut, tujuh di antaranya perempuan dan 15 laki-laki. Tim terdiri atas satu dokter spesialis emergensi, satu dokter spesialis bedah umum, delapan perawat, satu bidan, satu admin medis, dua personel logistik medis dari unsur farmasi, tujuh personel logistik umum, serta satu Safety and Security Officer (SSO).

Tim EMT Muhammadiyah direncanakan ditempatkan di Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Kehadiran tim ini menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan di Puskesmas Dampek yang mengalami kerusakan berat akibat gempa.

Dalam pelaksanaan tugasnya, EMT Muhammadiyah akan berkoordinasi dan bekerja bersama tenaga kesehatan Puskesmas Dampek. Layanan yang disiapkan meliputi pelayanan poliklinik, Instalasi Gawat Darurat (IGD), serta dukungan terhadap proses rujukan pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Selain layanan kesehatan dasar, tim EMT Muhammadiyah juga mendapat arahan untuk menyiapkan dukungan layanan rawat inap di lokasi respons. Dukungan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak dan kondisi fasilitas kesehatan yang tersedia di wilayah tersebut.

Wakil Sekretaris MDMC PP Muhammadiyah, Aulia Taarufi, mengatakan pengerahan EMT merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam mendukung penanganan dampak gempa di NTT, khususnya dalam memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi.

“EMT Muhammadiyah akan bekerja bersama pemerintah dan fasilitas kesehatan setempat untuk memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak tetap berjalan. Dukungan tenaga medis dan logistik kesehatan akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” ujarnya seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima redaksi pada Senin (24/8).

Selain tenaga kesehatan, tim juga membawa dukungan logistik medis dan logistik umum untuk menunjang pelaksanaan layanan selama masa respons darurat.

Melalui pengerahan EMT Muhammadiyah, MDMC berkomitmen untuk terus memperkuat respons kemanusiaan bersama pemerintah dan berbagai pihak di wilayah terdampak. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memastikan masyarakat penyintas gempa memperoleh layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Tinggalkan Balasan