Jumat, 2 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

WHO Europe Libatkan Muhammadiyah dalam Forum Tingkat Tinggi Ketahanan Kesehatan Menghadapi Gempa

Oleh aanardianto • • 2 Menit Min
WHO Europe Libatkan Muhammadiyah dalam Forum Tingkat Tinggi Ketahanan Kesehatan Menghadapi Gempa

MUHAMMADIYAH.OR.ID, ISTANBUL – Koordinator Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah, dr. Corona Rintawan didapuk menjadi panelis dalam Pertemuan tingkat tinggi yang diselenggarakan WHO Europe.

Pertemuan tingkat tinggi tersebut digelar di Istanbul, Turki pada 1 hingga 2 Juli 2026. Dalam pertemuan tersebut membahas tentang memajukan keamanan kesehatan melalui manajemen darurat gempa bumi.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni mengapresiasi partisipasi Muhammadiyah dalam agenda internasional ini. Kehadiran Muhammadiyah sekaligus sebagai bukti pengakuan global.

“Alhamdulillah, mengharumkan nama Muhammadiyah di kancah global. Terima kasih dr. Corona Koordinator Emergency Medical Team Muhammadiyah,” kata Syafiq.

Sebagai informasi, Muhammadiyah di kancah global dikenal sebagai organisasi keagamaan yang concern terhadap isu kemanusiaan. Muhammadiyah kerap hadir menjadi solusi di banyak negara untuk isu ini.

Termasuk peran penanggulangan bencana alam di Turki, dan berbagai negara lain. Berbagai derap langkah itu dilakukan Muhammadiyah berdasar nilai tauhid, Islam murni, dan untuk kemanusiaan.

Dalam keterangannya, dr. Corona menyampaikan, pertemuan tingkat tinggi ini dihadiri lebih dari 250 peserta yang berasal dari sekitar 40 negara di kawasan Eropa.

“Terdiri atas para Menteri Kesehatan, perwakilan negara anggota WHO, organisasi internasional, mitra pembangunan, akademisi, serta pakar dan praktisi penanggulangan bencana,” katanya.

Melalui pertemuan ini diharapkan akan memperkuat kolaborasi internasional dalam membangun ketahanan sistem kesehatan menghadapi gempa.

Dia juga membagikan agenda selama pertemuan, pada hari pertama agenda teknis membahas praktik baik dalam penguatan sistem kesehatan tangguh, kesiapsiagaan nasional, rumah sakit aman bencana, EMTs, inovasi digital, hingga pembelajaran melalui after-action review.

Selanjutnya pada hari kedua diisi dengan Ministerial Roundtable. Pada agenda ini Indonesia diwakili langsung oleh Menkes, Budi Gunadi Sadikin. Dalam pertemuan dihasilkan komitmen bersama berupa Istanbul Outcome Statement.

“Ini menghasilkan komitmen bersama para menteri dalam memperkuat ketahanan sistem kesehatan terhadap bencana gempa bumi melalui Istanbul Outcome Statement,” ungkapnya.

Melalui kepercayaan yang diberikan ini, dr. Corona berharap Muhammadiyah ke depan akan menjaga kepercayaan, serta berkontribusi nyata dan memberikan manfaat di tingkat global.

Tinggalkan Balasan