MUHAMMADIYAH.OR.ID, MEDAN – Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah mengapresiasi semangat dan arah gerak kader ‘Aisyiyah dalam momentum Resepsi Milad ke-109 ‘Aisyiyah yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Sumatera Utara di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Dalam amanatnya yang disampaikan secara daring pada Senin (6/7), Salmah mengibaratkan kader ‘Aisyiyah sebagai burung garuda yang terbang tinggi membawa cita-cita besar Persyarikatan. Menurutnya, kader ‘Aisyiyah harus memiliki pandangan yang luas dalam membaca perubahan zaman, sekaligus tetap kokoh berpegang pada nilai-nilai Islam Berkemajuan.
“Kita hadir bukan karena kenyamanan. Kita hadir karena keikhlasan untuk menjawab berbagai persoalan yang menjadi kebutuhan umat,” sebut Salmah.
Selain itu, Salmah menegaskan bahwa perjalanan dakwah ‘Aisyiyah tidak pernah lepas dari berbagai tantangan. Karena itu, seluruh kader harus terus menguatkan fondasi perjuangan melalui keikhlasan, kemurnian tauhid, keimanan, dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Pada kesempatan tersebut, Salmah juga mengajak seluruh kader menjadikan Milad ke-109 ‘Aisyiyah sebagai momentum refleksi atas perjalanan panjang organisasi perempuan Muhammadiyah tersebut. Selama lebih dari satu abad, ‘Aisyiyah telah hadir dan berkontribusi melalui berbagai amal usaha serta gerakan dakwah di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan perempuan, hingga pembangunan peradaban bangsa. Dan menurutnya, refleksi tersebut penting untuk mengukur sejauh mana perjuangan yang dilakukan telah memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
“Ini menjadi refleksi bagi kita semua, sejauh mana perjuangan yang telah dilakukan mampu menghadirkan kemaslahatan dan memberikan dampak positif yang nyata bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, Salmah menilai tema tersebut sangat relevan dan tidak pernah lekang oleh waktu. Sebab, persoalan kemanusiaan akan selalu hadir dalam berbagai bentuk dan membutuhkan kehadiran gerakan yang mampu menghadirkan solusi serta menebarkan nilai-nilai perdamaian. Karena itu, ia Turut mengingatkan agar kader ‘Aisyiyah senantiasa menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat.
“Kader ‘Aisyiyah harus terus membawa persatuan, bukan mempertajam perbedaan. Kita harus menghadirkan harapan, bukan keputusasaan; menghadirkan solusi, bukan menambah persoalan,” tegas Salmah.
“Teruslah bergerak, berkarya, dan menebarkan manfaat. Jadikan Milad ke-109 ini sebagai energi baru untuk memperkuat dakwah kemanusiaan dan menghadirkan peradaban yang berkemajuan. Dengan izin Allah, ‘Aisyiyah akan terus menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang adil, damai, dan berkemajuan,” pungkasnya. (Bhisma)






