Jumat, 2 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

PP Muhammadiyah Dorong Sinergi dengan Diaspora Pelajar Indonesia di Timur Tengah dan Afrika

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
PP Muhammadiyah Dorong Sinergi dengan Diaspora Pelajar Indonesia di Timur Tengah dan Afrika

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima audiensi delegasi Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia Kawasan Timur Tengah dan Afrika (PPIDK Timtengka) pada Senin (6/7) di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta.

Pertemuan ini membahas penguatan sinergi di bidang pendidikan, dakwah, dan pengembangan jejaring internasional.

Delegasi PPIDK Timtengka diterima langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni. Sementara itu, rombongan dipimpin oleh Koordinator PPIDK Timtengka 2025–2026, Ahmad Luthfy Nasri dari Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir.

Dalam pertemuan tersebut, Syafiq menyambut baik inisiatif silaturahmi yang dilakukan PPIDK Timtengka. Menurutnya, pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri memiliki peran strategis dalam memperkuat jejaring keilmuan, dakwah, dan pengembangan sumber daya manusia.

Ia menekankan pentingnya memperluas akses informasi mengenai peluang studi di kawasan Timur Tengah agar semakin banyak kader Muhammadiyah yang melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi di kawasan tersebut.

“Kami berharap semakin banyak kader yang melanjutkan studi ke Timur Tengah, sehingga diperlukan penyebaran informasi yang lebih luas,” ujar Syafiq.

Ia menambahkan, penyebaran informasi mengenai peluang studi di Timur Tengah dapat menjadi salah satu bentuk kerja sama strategis antara PP Muhammadiyah dan PPIDK Timtengka.

Selain itu, kedua belah pihak juga membahas peluang kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA), khususnya dalam penguatan hubungan internasional serta pelaksanaan program edukatif seperti PPIDK Goes to School.

Sinergi tersebut juga diharapkan dapat melibatkan organisasi otonom Muhammadiyah, seperti Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) yang tengah mengembangkan jejaring internasional melalui alumni di luar negeri, serta Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM).

Sementara itu, Ahmad Luthfy Nasri menyampaikan apresiasi atas sambutan PP Muhammadiyah kepada PPIDK Timtengka, organisasi yang mewadahi pelajar Indonesia di 19 negara kawasan Timur Tengah dan Afrika.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah perguruan tinggi di Timur Tengah kini mulai membuka lebih banyak program studi di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), sehingga semakin memperluas pilihan studi bagi mahasiswa Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Luthfy juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Simposium AI dan Teknologi di Oman yang akan mengangkat tema ekonomi hijau dan ekonomi Islam. Ia turut mengundang PP Muhammadiyah untuk berpartisipasi dalam forum internasional tersebut.

“Melalui sinergi yang terbangun antara PPIDK Timtengka dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, peran diaspora pelajar Indonesia diharapkan dapat semakin dioptimalkan sebagai mitra strategis dalam penguatan dakwah Islam berkemajuan, pengembangan kolaborasi, serta kemajuan umat dan bangsa,” ungkap Luthfy.

Pertemuan ini juga menghasilkan sejumlah agenda tindak lanjut, antara lain pendataan mahasiswa Indonesia di kawasan Timur Tengah dan Afrika, penyusunan skema kerja sama dengan PTMA, pelaksanaan sosialisasi beasiswa, serta penguatan partisipasi Muhammadiyah dalam forum-forum internasional dan kolaborasi riset di masa mendatang.

Melalui langkah-langkah tersebut, sinergi antara PP Muhammadiyah dan PPIDK Timtengka diharapkan semakin memperkuat peran diaspora pelajar Indonesia dalam mendukung internasionalisasi dakwah dan pengembangan pendidikan Muhammadiyah. (taufik)

Tinggalkan Balasan