Rabu, 30 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

Muktamar ke-49 Harus Menjadi Tonggak Lahirnya Gagasan Besar ‘Aisyiyah

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Muktamar ke-49 Harus Menjadi Tonggak Lahirnya Gagasan Besar ‘Aisyiyah

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SUMATERA UTARA – Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, mengajak seluruh kader Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Sumatera Utara untuk mempersiapkan penyelenggaraan Muktamar ke-49 ‘Aisyiyah mendatang dengan penuh kesungguhan.

Pesan tersebut ia sampaikan secara daring dalam Resepsi Milad ke-109 ‘Aisyiyah yang digelar PWA Sumatera Utara di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Senin, (6/7).

“Bagi PWA Sumatera Utara, milad kali ini menjadi momen yang sangat istimewa karena memiliki amanah besar sebagai tuan rumah Muktamar ke-49 ‘Aisyiyah. Amanah ini bukan sekadar menyelenggarakan sebuah seremonial besar, tetapi menjadi bagian yang sangat penting dari perjuangan ‘Aisyiyah di Sumatera Utara,” ujarnya.

Dalam penyampaiannya itu ia menegaskan bahwa Muktamar bukan hanya agenda lima tahunan belaka, melainkan forum tertinggi organisasi yang akan menentukan arah gerakan persyarikatan di masa mendatang. Salmah semakin menegaskan bahwa di forum tersebut nantinya akan dirumuskan berbagai program strategis yang menjadi pedoman organisasi untuk lima tahun ke depan.

“Program-program strategis untuk lima tahun ke depan akan dibentuk dan disusun di Sumatera Utara. Ini menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya,” kata Salmah.

Salmah turut menyampaikan apresiasi atas berbagai persiapan yang telah dilakukan PWA Sumatera Utara bersama seluruh pihak. Salah satunya adalah pembangunan Sport Hall Walidah yang diproyeksikan menjadi satu lokasi utama pelaksanaan Muktamar yang kini telah mendekati tahap penyelesaian.

“Saya mengapresiasi kerja keras PWA Sumatera Utara. Juga kepada Prof. Agussani dan Prof. Akrim yang telah bersemangat dan berdedikasi untuk menghadirkan Muktamar ‘Aisyiyah yang berbeda, berkesan, dan dikenang oleh anggota ‘Aisyiyah di seluruh Indonesia dan di berbagai belahan dunia,” tuturnya.

Peran strategis Muktamar untuk menghadirkan ruang dan memperkokoh ideologi gerakan, menyatukan langkah organisasi, sekaligus memperkuat kepemimpinan dan melahirkan gagasan-gagasan besar bagi perempuan berkemajuan ini bagi Salmah harus diselenggarakan dengan energi yang optimal.

Maka dari itu dalam menutup sambutannya, Salmah mengajak seluruh kader ‘Aisyiyah Sumatera utara untuk terus memperkuat kebersamaan dan menunjukkan karakter kader tangguh yang melayani serta menggembirakan untuk masyarakat.

“Mari kita rapatkan barisan. Jadilah tuan rumah yang menggembirakan, yang ramah, yang tangguh, dan menunjukkan kekuatan kader yang siap mengemban amanah,” pungkasnya. (bhisma)

Tinggalkan Balasan