Jumat, 2 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

Lewat Muhammadiyah International Forum, PCIM UK-Irlandia Perkuat Budaya Akademik Diaspora Indonesia

Oleh aanardianto • • 2 Menit Min
Lewat Muhammadiyah International Forum, PCIM UK-Irlandia Perkuat Budaya Akademik Diaspora Indonesia

MUHAMMADIYAH.OR.ID, INGGRIS – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia perkuat budaya akademik di kalangan diaspora Indonesia melalui Muhammadiyah International Forum #1 2026 pada Senin (27/7).

Pada edisi pertama tahun 2026 ini PCIM Britania Raya dan Irlandia menghadirkan penulis sekaligus akademisi, Dr. Phil. Habiburrahman El-Shirazy (Kang Abik), sebagai pembicara utama dalam bedah disertasi doktoralnya di Universität Leipzig, Jerman.

Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, mengatakan forum ini merupakan upaya Muhammadiyah memperkuat budaya akademik di kalangan diaspora Indonesia.

“Karya ilmiah para akademisi Indonesia di luar negeri perlu mendapat ruang agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas,” katanya.

Ia berharap Muhammadiyah International Forum menjadi wadah berkelanjutan yang mempertemukan peneliti, mahasiswa, dan akademisi Indonesia untuk berbagi gagasan, memperluas kolaborasi, serta memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemikiran Islam di tingkat global.

Acara tersebut dihadiri mahasiswa, akademisi, diaspora Indonesia, dan masyarakat umum dari berbagai wilayah di Britania Raya dan Irlandia.

Selain menjadi forum ilmiah, kegiatan ini juga mempererat jejaring antarkomunitas Indonesia sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah dalam diplomasi intelektual di kancah internasional.

Sementara itu, Kang Abik menjelaskan, penelitian tersebut menyoroti bagaimana ajaran tasawuf dapat menjadi landasan teologis dalam membangun perdamaian dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Kang Abik menunjukkan bahwa tradisi spiritual Islam tidak hanya membentuk karakter yang penuh kasih, tetapi juga menawarkan solusi bagi penguatan moderasi beragama dan penyelesaian konflik secara damai.

Dalam tesis setebal 404 halaman dengan judul “Sufism and the Theological Resources of Peacebuilding in the Works of Shaykh Abdul Halim Mahmud, Badiuzzaman Said Nursi, and Buya Hamka,” Kang Abik menawarkan cara pandang baru untuk memahami perdamaian dan membina perdamaian.

Forum akademik ini diinisiasi oleh Majelis Pendidikan, Penelitian, dan Kebudayaan (MPPK) PCIM Britania Raya dan Irlandia. Kegiatan ini juga didukung oleh KIBAR UK, Mata Garuda Britania Raya dan Irlandia, Keluarga Islam Greater Coventry, serta PPI Warwick Coventry.

Diskusi dipandu oleh Lu’luatul Awaliyah Wakil Sekretaris PCI Fatayat UK, dengan penanggap Dr. Ahmad Rizky M. Umar Ketua MPPK PCIM Britania Raya dan Irlandia.

Tinggalkan Balasan